Jaga Stabilitas Harga, Bulog DIY Salurkan 21.900 Liter MinyaKita
- 18 Apr 2026 09:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Berbagai upaya ditempuh Perum Bulog Kanwil DIY untuk mewujudkan stabilisasi harga pangan di pasaran. Salah satunya adalah dengan menggelontorkan sebanyak 21.900 liter minyak goreng MinyaKita, Kamis, 16 April 2026.
MinyaKita ini turut disalurkan kepada jaringan ritel binaan Bulog Kanwil DIY ataupun pasar tradisioal seperti Pasar Beringharjo. Selain menjaga stabilisasi harga, penyaluran minyak goreng ini juga sebagai langkah untuk memastikan ketersediaan pasokan.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil DIY Dedi Aprilyadi menyebut hingga sepanjang 2026 pihaknya telah menyalurkan sebanyak 2,1 Juta liter Minyakita kepada pengecer. Penyaluran dilakukan melalui saluran pasar tradisional yang terpantau dalam sistem pemantauan pasar kebutuhan pokok (SP2KP) serta melalui outlet binaan Bulog DIY, yaitu Rumah Pangan Kita (RPK).
Dirinya menegaskan distribusi MinyaKita akan terus digencarkan untuk memastikan harga stabil dan ketersediaan pasokan aman.
“Dengan distribusi yang masif, kami optimistis harga tetap terkendali sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Dedi, Kamis, 16 April 2026.
Dedi memastikan harga MinyaKita yang didistibusikan ini sesuai dengan ketentuan. Harga jual Bulog kepada pengecer dibanderol seharga Rp 14.500 perliter. Sementara, nantinya pengecer bisa menjual dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 15.700 perliter. Dia mengimbau kepada para pengecer untuk tetap mematuhi HET agar stabilitas harga bisa terjaga.
Dedi menambahkan, pihaknya juga menyalurkan MinyaKita sebagai bagian dari program bantuan pangan yang diberikan secara gratis kepada para Penerima Bantuan Pangan (PBP). Program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli.
“Melalui berbagai langkah ini, Perum BULOG Kanwil Yogyakarta berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga stabilitas pangan, memastikan keterjangkauan harga, serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat secara berkelanjutan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....