Stop Boros Pangan, Masa Depan Aman
- 19 Jan 2026 17:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pangan adalah kebutuhan mendasar bagi kelangsungan hidup manusia. Namun, ditengah pertumbuhan populasi dan perkembangan teknologi pangan, ironi terjadi dimana kelangkaan pangan di satu sisi justru berhadapan dengan pemborosan yang sangat besar di sisi lain.
Guru Besar Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian UGM Profesor Lilik Sutiarso mengatakan berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan kajian Bappenas, Indonesia menghadapi masalah serius terkait timbulan pangan terbuang.
“Temuan menunjukkan bahwa angka food loss dan food waste di Indonesia mencapai sekitar 31 persen dari total produksi pangan”, ujarnya ketika menjadi narasumber dalam Dialog Jogja Menyapa, Senin 19 Januari 2026.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Ashardini Eka Setianingsih mengatakan pemborosan pangan sering kali terjadi karena beberapa faktor, mulai dari ketidaktahuan, kebiasaan, hingga sistem distribusi yang tidak efisien. Banyak orang membeli lebih banyak pangan dari yang mereka butuhkan, atau memasak dalam jumlah besar yang tidak habis dimakan, akhirnya berakhir sebagai sampah.
“ Selain itu, adanya kesalahan dalam penyimpanan pangan juga menyebabkan makanan cepat rusak dan tidak dapat dikonsumsi lagi”, katanya.
Oleh karena itu, Ashardini mengingatkan bahwa stop boros pangan harus dimulai dari diri sendiri. Mengatur porsi makan, menyimpan bahan makanan dengan benar, memanfaatkan sisa makanan menjadi hidangan baru, hingga memilih untuk membeli seperlunya adalah langkah kecil yang membawa dampak besar. (wulan/prima/rini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....