Lebih Mengenal Perkeretaapian, KAI Bandar Telah Edukasi 61.852 Warga Yogyakarta

  • 20 Jun 2026 13:08 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta- PT Railink (KAI Bandara) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi transportasi publik dan budaya keselamatan perjalanan kereta api melalui program Edutrain.

Hingga Juni 2026, program edukasi tersebut telah menjangkau sebanyak 61.852 peserta di wilayah Yogyakarta, menjadikannya wilayah dengan jumlah peserta Edutrain terbesar dari total 96.389 peserta yang mengikuti program serupa di seluruh area operasional KAI Bandara.

Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, menuturkan, program Edutrain merupakan sarana edukasi yang memberikan kesempatan kepada pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum untuk mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian.

"Yang kami edukasi mulai dari operasional kereta api, fasilitas stasiun, prosedur keselamatan perjalanan, hingga pentingnya penggunaan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan," katanya, Jumat, 19 Juni kemarin.

Tingginya partisipasi masyarakat Yogyakarta dalam program ini menunjukkan semakin meningkatnya minat dan kesadaran masyarakat terhadap transportasi publik berbasis rel sebagai moda transportasi masa depan yang efisien dan berkelanjutan.

Porwanto Handry Nugroho menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat Yogyakarta yang terus mendukung berbagai program edukasi yang diselenggarakan perusahaan.

"Yogyakarta memiliki budaya pendidikan yang sangat kuat. Karena itu, kami melihat program Edutrain sebagai sarana yang efektif untuk memperkenalkan dunia perkeretaapian sekaligus menanamkan nilai-nilai keselamatan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap transportasi publik kepada generasi muda. Kami mengapresiasi partisipasi 61.852 peserta yang telah mengikuti program ini sepanjang tahun 2026," ujar Porwanto.

Menurutnya, edukasi transportasi publik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem mobilitas yang lebih modern dan berkelanjutan. Melalui pemahaman yang baik mengenai manfaat transportasi berbasis rel, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian.

"Keberhasilan program Edutrain di Yogyakarta menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas manfaat layanan dan edukasi kepada masyarakat. Selain meningkatkan kualitas layanan yang ada, KAI Bandara juga tengah mengembangkan layanan transportasi perkeretaapian di wilayah Sumatera Utara agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau," ucapnya.

KAI Bandara meyakini bahwa edukasi dan pengembangan layanan merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam membangun budaya transportasi publik. Oleh karena itu, perusahaan akan terus menjalin kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memperluas jangkauan program Edutrain di masa mendatang.

Melalui program ini, KAI Bandara berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan transportasi publik dan menciptakan mobilitas yang lebih berkelanjutan.

KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....