Ngaji Demokrasi, Cara Bawaslu Yogyakarta Jaga Spirit Demokrasi di Bulan Ramadan
- 28 Feb 2026 23:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta- Suasana Ramadan yang identik dengan refleksi dan penguatan nilai spiritual, dimaknai oleh Bawaslu Kota Yogyakarta dengan cara yang berbeda.
Melalui kegiatan Ngaji Demokrasi secara daring, Rabu, 25 Februari sore, Bawaslu Kota Yogyakarta kembali menghadirkan ruang diskusi dan pembelajaran yang memadukan nilai keagamaan dengan semangat pengawasan demokrasi.
Kegiatan Ngaji Demokrasi merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Ketua Bawaslu Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Ngabuburit Pengawasan dalam Rangka Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta Andi Kertala menuturkan, Ngaji Demokrasi dilaksanakan sebanyak empat kali setiap hari Rabu dan Jumat pada pekan kedua dan ketiga.
"Ini bukan pertama kali digelar, program ini juga telah sukses dilaksanakan pada Ramadan tahun 2025 lalu," katanya.
Konsistensi tersebut menjadi bukti komitmen Bawaslu Kota Yogyakarta dalam membangun budaya kelembagaan yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Andi Kertaka mengharapkan Ngaji Demokrasi menjadi ruang pembelajaran, refleksi, sekaligus penguatan nilai-nilai demokrasi dalam suasana Ramadan yang penuh makna.
"Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar Bawaslu Kota Yogyakarta memperkuat integritas dan soliditas kelembagaan," ujar dia.
Menariknya, peserta kegiatan tidak hanya berasal dari jajaran internal Bawaslu Kota Yogyakarta, tetapi juga melibatkan publik. Melalui mekanisme open recruitment yang dibuka pada tanggal 2 - 18 Februari 2026 lalu, masyarakat diberi kesempatan untuk berpartisipasi mendaftar kegiatan Ngaji Demokrasi..
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang tercatat sebanyak 31 orang, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap isu-isu pengawasan demokrasi terutama di Kota Yogyakarta.
Dalam setiap pertemuan, peserta mendapatkan materi seputar penguatan spirit kelembagaan Bawaslu, peran dan fungsi pengawasan tahapan Pemilu dan Pemilihan, pengawasan partisipatif, hingga refleksi pengawasan.
Adapun tema materi yang disampaikan dalam kegiatan Ngaji Demokrasi diantaranya :
1. Pencegahan sebagai Strategi Utama Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu;
2. Peran Penyelenggara Pemilu dalam Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil;
3. Penguatan Peran Pengawas Partisipatif dalam Menjaga Integritas Demokrasi; dan
4. Teknis Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....