Pemkot Yogyakarta Awasi Takjil, Gelar Uji Sampel Acak Pasar Ramadan

  • 28 Feb 2026 17:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tradisi ngabuburit menjadi momen bagi pelaku usaha untuk mempercepat perekonomian keluarga dengan banyak hadirnya pasar tiban pada momen bulan suci Ramadan. Namun, banyaknya jajanan ini juga menjadi kewaspadaan bagi Pemerintah Kota Yogyakarta agar produk kuliner yang dijual tetap aman.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Aan Iswanti mengatakan selama bulan Ramadan ini selain melakukan pelayanan rutin bagi masyarakat, Dinkes juga melakukan pengawasan pangan. Pemeriksaan Pangan Aman di sejumlah titik strategis akan ditingkatkan pada awal Maret menyasar pasar-pasar takjil di Kota Yogyakarta.

“Untuk penjual takjil musiman, Dinas Kesehatan melakukan pengambilan sampel makanan secara acak untuk diuji di laboratorium,” katanya, Jumat, 27 Februari 2026.

Disamping melakukan pemeriksaan, Aan juga mengimbau, agar masyarakat tetap lebih selektif dalam memilih makanan berbuka. Cara sederhana mengenali takjil yang aman antara lain memperhatikan warna makanan dan menghindari warna yang terlalu mencolok, mencium aroma makanan untuk memastikan tidak basi dan memastikan produk kemasan memiliki nomor PIRT.

Terpisah ⁠Ketua Tim Kerja Sampling Balai Besar POM di Yogyakarta, Nurlaela mengungkapkan, sebelum memutuskan untuk membeli produk, konsumen atau masyarakat harus melakukan cek KLIK. Pertama cek Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa.

“Pastikan bahwa panganan yang dibeli itu masih dalam tenggang masa pemakaiannya,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga nantinya akan melakukan pemeriksaan kesehatan menjelang Lebaran, terutama kepada pengemudi di Terminal Giwangan untuk mendukung keselamatan arus mudik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....