Terapkan Gizi Seimbang Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Berpuasa

  • 22 Feb 2026 21:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, perlu dibarengi dengan pola makan yang sehat. Pemilihan menu makanan dengan nutrisi yang seimbang, dapat membuat tubuh tetap segar saat beraktivitas, serta mendapat manfaat optimal dari ibadah puasa.

Dosen Program Studi Gizi Universitas Alma Ata Yogyakarta, Hastrin Hositanisita menjelaskan, asupan makanan dimulai pada saat santap sahur dengan menerapkan gizi seimbang dari mulai karbohidrat, protein, serta mineral dan vitamin dari buah dan sayuran. Pemilihan jenis makanan tersebut, juga perlu memperhatikan porsi dari masing-masing komponen.

“Terkait porsi karbohidrat mungkin bisa satu sampai dua centong nasi tergantung masing-masing individu. Protein bisa dari ayam, tahu, tempe, dan kacang-kacangan yang lain. Jangan lupa juga sayur dan buah,” ucapnya kepada RRI, Minggu, 22 Februari 2026.

Terlebih, ia menyoroti tentang pentingnya mengkonsumsi sayur dan buah. Sebab, terkadang masyarakat beranggapan bahwa menyantap nasi dan lauk saja sudah cukup.

“Kadang ada yang ingin praktis jadi hanya makan nasi dan lauk saja. Itu kurang optimal karena tubuh juga membutuhkan zat gizi mikro terutama vitamin dan mineral,” ujarnya.

Selain itu, Hastrin menyebut jika kebutuhan cairan tubuh juga wajib dipenuhi. Sebab, aktivitas di siang hari terutama saat cuaca panas, harus diimbangi dengan asupan cairan saat sahur.

“Karena sepanjang hari kita tidak makan, kemudian tubuh juga sebetulnya butuh cairan apalagi saat cuaca panas. Nah, usahakan saat sahur itu minum air yang cukup dan memag kebutuhan setiap orang itu berbeda-beda jumlahnya,” katanya.

Hastrin menambahkan, kebutuhan nutrisi juga dapat dipenuhi saat waktu berbuka. Menurutnya, menu berbuka yang ideal adalah mengkonsumsi buah kurma dan air putih.

“Untuk buka puasa, Nabi Muhammad SAW menganjurkan dengan tiga buah kurma dan air putih. Nah, kurma ini termasuk buah yang saat mudah diserap oleh tubuh. Jadi jenis gula pada buah kurma itu sangat mudah untuk diubah menjadi energi di dalam tubuh sehingga mampu menggantikan energi lebih cepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hastrin mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu sering berbuka puasa menggunakan minuman manis. Sebab, lonjakan gula darah yang cukup tinggi akan mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

“Kalau mau minum es buah atau minuman manis lainnya, sebaiknya tidak setiap hari.

Karena lonjakan gulanya cukup tinggi dab nanti efeknya juga agak kurang bagus,” ucapnya menambahkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....