Skema Pembelajaran Selama Ramadan hingga Lebaran 1447 H di Yogyakarta

  • 18 Feb 2026 14:11 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kota Yogyakarta mengeluarkan skema pembelajaran selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M. Transformasi metode pembelajaran ini dilakukan sekaligus menindaklanjuti surat edaran Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta nomor: 100.3.4/366 Tahun 2026 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan Tahun 1447 H/2026 Bagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Berdasarkan Surat Edaran No. 100.3.4/2467 Tahun 2026, Dindikpora menetapkan periode khusus pada 18–20 Februari 2026 sebagai masa pembelajaran mandiri. Dalam periode ini, ruang kelas konvensional 'dipindahkan' ke lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat. Kepala Dindikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri sesuai penugasan dari sekolah atau satuan pendidikan.

Selama bulan Ramadan, Budi menjelaskan, satuan pendidikan bisa mengisi kegiatan yang mendukung peningkatan iman dan takwa, akhlak, kepemimpinan, serta kegiatan sosial. Dalam poin pertama juga ditegaskan, bahwa jika diperlukan sekolah dapat memanfaatkan tanggal tersebut untuk mengadakan pendampingan atau pengayaan. Langkah ini untuk mempersiapkan murid dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar mendapatkan hasil yang optimal.

"Khusus siswa kelas 6 dan kelas 9 yang akan menghadapi TKA, TKAD, dan asesmen akhir, sekolah diminta berkoordinasi dengan orang tua agar siswa tetap belajar optimal," katanya, Selasa, 17 Februari 2026.

Proses pembelajaran di sekolah akan dilakukan kembali pada tanggal 23 Februari hingga 16 Maret 2026, selain kegiatan pembelajaran, Budi menyebutkan, selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama.

Bagi peserta didik yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Alquran,pesantren kilat, kajian keislaman, dan kegiatan lainnya yang peningkatkan iman, takwa, dan akhlak mulia. Sedangkan bagi peserta didik yang beragama selain Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing- masing.

"Selama Ramadan, alokasi waktu setiap jam pelajaran dikurangi lima menit sesuai jenjang pendidikan," ucapnya.

Budi mengharapkan, bulan Ramadan ini harus menjadi momentum penguatan moderasi beragama. Sekolah juga diminta menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antarwarga sekolah selama bulan suci ini

"Sekolah juga diminta menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghormati antarwarga sekolah,” ujarnya.

Libur akhir Ramadan dan Hari Raya Idulfitri ditetapkan mulai tanggal 17-27 Maret 2026, dan kegiatan pembelajaran di sekolah atau satuan pendidikan dilaksanakan kembali pada tanggal 30 Maret 2026. Panjangnya libur ini diungkapkan Budi, juga harus menjadi perhatian orang tua atau wali murid, sehingga diimbau agar selama libur sekolah atau pada saat murid berada di rumah agar intensif melakukan pembimbingan, pendampingan atau pengawasan aktivitas anak, agar tidak melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat atau merugikan orang lain.

Khusus kelas 6 dan kelas 9 dalam rangka menghadapi Tes Kemammpuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) maupun asesmen akhir juga diharapkan Budi menjadi perhatian sekolah maupun orang tua murid agar anak tetap belajar secara optimal dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Sekolah atau satuan pendidikan juga dihimbau untuk memberikan materi/pengayaan khususnya kepada murid kelas 6 dan kelas 9 untuk dijadikan bahan belajar atau latihan mengerjakan soal.

"Murid memberikan laporan kepada guru masing-masing secara periodik apa yang telah dipelajari atau dikerjakan. Guru memberikan umpan balik terhadap laporan tugas yang dikirimkan oleh murid," ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....