Gema Juminahan Bersalawat, Ratusan Warga Siap Songsong Ramadan

  • 16 Feb 2026 17:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Lantunan salawat yang sangat merdu kembali menggema di kawasan Tegal Panggung Danurejan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Ratusan warga tampak berkumpul dengan penuh khidmat di Balai RW Juminahan demi mengikuti acara Tabligh Akbar tahunan tersebut.

Grup hadroh Syifaul Qulub Yogyakarta membuka acara malam itu dengan penampilan musik religi yang menyejukkan hati seluruh jamaah. Suasana religius semakin terasa mendalam ketika qari cilik Akbar Hamizan Al Fatih mulai membacakan ayat suci Alquran secara tartil.

Majelis Dzikir Sapujagad menunjukkan kepedulian sosial yang nyata dengan memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di sela acara. Sesi zikir mujahadah dipimpin langsung oleh Bapak Ahmad Subari selaku pengasuh majelis untuk memohon keberkahan dari Allah Yang Kuasa.

Ketua Majelis Dzikir Sapujagad Fandi Budiawan bersyukur karena acara kelima ini dapat terlaksana dengan lancar. Sekaligus mengapresiasi adanya sinergi dari seluruh warga Juminahan yang tetap setia menjaga tradisi luhur demi kepentingan umat bersama.

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga yang telah bersinergi menyukseskan acara tahunan luar biasa ini setiap tahunnya, Agenda ini merupakan bentuk pengabdian kami melalui rangkaian khataman quran hingga penampilan santri TPA Al Mujahidin yang membanggakan," ujar Fandi.

Kamijo yang hadir mewakili Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat religius warga dalam menjaga kerukunan. Beliau menyampaikan rasa salut atas konsistensi Majelis Dzikir Sapujagad dalam menyelenggarakan kegiatan positif yang memperkuat mental spiritual masyarakat.

"Pemerintah sangat bangga melihat antusiasme warga dalam memperingati haul akbar sekaligus menyambut bulan Ramadan dengan cara yang mulia. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk selalu mengamalkan nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Puncak acara diisi dengan ceramah agama berkualitas yang disampaikan oleh KH Edy Musoffa mengenai persiapan spiritual menjelang bulan puasa. Edy Musoffa mengingatkan jamaah agar senantiasa membersihkan hati melalui zikir berjamaah supaya ibadah Ramadan nanti terasa lebih maksimal dan bermakna.

Kehadiran jajaran pejabat dari Kemantren Danurejan serta tokoh agama dari MUI memperkuat legitimasi acara sebagai ajang pemersatu bangsa. Saviera Ajeng sebagai agen MMA Kemenag RI turut hadir memandu jalannya sholawat dengan penuh semangat hingga akhir acara malam.

Sejarah mencatat Majelis Dzikir Sapujagad terbentuk sejak tahun dua ribu tiga sebagai wadah pembentukan karakter remaja Masjid Al Mujahidin. Majelis ini bersifat terbuka untuk umum dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun demi menjaga kemurnian tujuan dakwah Islam.

Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak hari Jumat dengan agenda ziarah ke makam para auliya di wilayah Yogyakarta dan Kotagede. Tradisi apeman serta semaan Alquran oleh para hafidz dari pondok pesantren terkemuka juga turut mewarnai kemeriahan agenda tahunan.

Acara ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng yang menjadi simbol rasa syukur mendalam atas segala nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Seluruh jamaah pulang dengan membawa kedamaian hati serta kesiapan mental untuk menjalankan ibadah puasa di tahun seribu empat ratus empat puluh tujuh hijriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....