Loket Penukaran Uang Baru di Sleman Diserbu Masyarakat
- 24 Feb 2026 12:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Sejak pagi, ratusan masyarakat tampak mengantre untuk memanfaatkan loket penukaran uang baru di Masjid Agung Sleman, Selasa, 24 Februari 2026. Ini merupakan fasilitas dari Bank Indonesia Perwakilan DIY melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Tak hanya dari Sleman, loket penukaran uang baru ini juga turut didatangi oleh warga dari berbagai daerah.
Salah satu warga yang turut menukarkan uangnya adalah Indra Bayu. Warga Magelang, Jawa Tengah ini sengaja datang ke Sleman untuk menukarkan uang baru. Dia mengaku menukarkan uang sebesar Rp2,8 juta. Terdiri dari pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000. Sebelumnya, Indra mendaftarkan diri melalui Aplikasi PINTAR atau laman https://pintar.bi.go.id. sekitar pekan lalu. Dia tak langsung mendapatkan kuota untuk menukarkan uang baru, tapi harus menunggu waiting list.
“Kemarin di periode 1 saya daftar itu antri di website-nya pintar.bi.go.id. Di sana mulai dari jam jam 17.00 WIB itu sudah antri waiting list lama. Ya akhirnya dapat di sini,” kata Indra saat ditemui di Masjid Agung Sleman, Selasa, 24 Februari 2026.
Indra mengaku rutin menukarkan uang baru selama dua tahun terakhir. Sebelumnya, dia turut memanfaatkan program Bank Indonesia ini di Semarang. Rencananya, uang baru akan diberikan kepada saudara sebagai tunjangan hari raya.
“Biasanya ya koleksi sama dikasihkan juga,” ujar Indra.
Sementara, warga lainnya Ardi mengaku sudah mengantre untuk menukarkan uang sejak pagi. Dia menukar uang sebanyak satu paket dengan nominal Rp 5,3 juta. Terdiri dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 50.000. Dia mengaku bersyukur mendapatkan kuota untuk menukarkan uang baru pada tahun ini. Sebab, pada tahun lalu Ardi gagal menukar uang baru lantaran terlambat mendaftar pada Aplikasi PINTAR. Menurut Ardi, prosedur penukaran uang baru terbilang mudah. Selain itu, lokasi penukaran yang tersebar di banyak titik menjadikan antrean tak mengular terlalu panjang.
“Rencana akan dibagikan ke saudara dan untuk orang tua,” ucap warga Ngaglik Sleman ini.
Masyarakat yang hendak menukarkan uang baru harus sudah mendaftar secara online terlebih dahulu melalui Aplikasi PINTAR atau laman https://pintar.bi.go.id. Lalu, datang ke loket pemesanan pada jadwal yang sudah ditentukan dengan menunjukkan bukti pemesanan dan menyerahkan KTP di loket penukaran. Permintaan penukaran uang baru akan dilayani oleh Layanan Kas Keliling Bank Indonesia DIY jika uang sudah dalam keadaan rapi.
Bank Indonesia Perwakilan DIY membuka layanan kas keliling di 6 masjid yang tersebar di seluruh kabupaten kota di DIY pada 23-26 Februari 2026. Lalu, pada 25 Februari–12 Maret ada 34 bank umum membuka layanan penukaran uang di seluruh wilayah DIY. Sementara, pada 3–5 Maret 2026 Bank Indonesia Perwakilan DIY turut menggandeng sembilan bank untuk membuka layanan penukaran uang terpadu di Halaman Pendopo Graha Wanabhaktiyasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....