Perbasi Gelar Seleksi Nasional Demi Ikuti Ajang SEABA 3x3 U17
- 16 Agt 2026 20:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) menggelar seleksi nasional untuk pemain usia 17 tahun pada 15-16 Agustus 2026 di Gelora Bung Karno (GBK) Arena Senayan, Jakarta Pusat. Seleksi nasional ini sebagai persiapan untuk menghadapi SEABA 3x3 U17 Batam 2026. SEABA 3x3 U17 Batam 2026 akan berlangsung pada 18-20 September 2026. Ajang ini mempertandingkan kategori putra dan putri.
Pembentukan Timnas Basket 3x3 Putra dan Putri dipimpin oleh pelatih kepala Wahyu Widayat Jati. Dalam menjalankan tugasnya, pelatih yang karib disapa Cacing ini dibantu tiga asisten pelatih, yaitu Zulfahrizal (DKI Jakarta), Raymond Shariputra (Jawa Barat), dan Stella Fabiola (Kepulauan Riau), serta sebagai pelatih fisik dan kebugaran dipercayakan kepada sosok Agus Pamungkas Batbual (DKI Jakarta).
Saat seleksi dilakukan, 12 pemain putri dan 16 pemain putra memenuhi panggilan, dari 24 nama masing-masing kategori. “(Bermain untuk timnas, red) Ini sebuah pilihan. Kami fokus kepada pemain yang hadir dan berkomitmen untuk kami seleksi,” ucap Coach Wahyu Widayat Jati, Sabtu, 15 Agustus siang.
Dalam melakukan seleksi nasional, Coach Wahyu mengawali dengan tes fisik dan kemampuan lompat vertikal. Selanjutnya, tes dilanjutkan dengan pengambilan waktu sprint dan beep test untuk mengetahui dan mengukur VO2 maksimum pemain.
Bersama tim pelatih, Wahyu selanjutnya melakukan tes individual skill dan kemampuan shooting, baik 2 maupun 3 angka, sampai dengan simulasi 2 lawan 2 dan 3 lawan 3.
“Kami melakukan seleksi seperti ini agar kita punya data untuk standardisasi pemilihan pemain untuk usia muda. Harapan saya, dari data ini pemain kita bisa upgrade lah baik secara fisik maupun teknik bermain,” katanya.
Eks asisten pelatih timnas senior itu menyatakan, dirinya tak hanya membutuhkan pemain berkemampuan mumpuni, tetapi juga punya mental yang kuat dalam menghadapi persaingan.
“Dari seleksi ini kami berharap bisa mendapatkan pemain, karena ini 3x3, maka saya butuh pemain yang memiliki individual skill baik, punya shooting ability baik, punya kemampuan untuk agresivitas baik, dan punya mentalitas baik karena 3x3 kan beda dengan 5x5,” ucap dia.
Salah satu pemain, Joanne Giovanni, mengaku antusias menjalani seleksi di GBK Arena ini. Dia bersemangat untuk bersaing dengan pemain lainnya untuk merebut slot membela Merah Putih di SEABA 3x3 U17 Batam 2026.
“Saya komit untuk hadir. Ada beberapa pemain, sayangnya, yang berpengalaman di basket 3x3 tidak datang. Namun, ada beberapa wajah baru sehingga menjadi kompetitif. Jadi, adaptasinya harus cepet main 3x3, apalagi 3x3 ini beda, kan. Dari sistem, dari pola, dan bola beda (dengan 5x5), jadi adaptasi harus cepat,” katanya.
Perbedaan mendasar
Joanne menjelaskan perbedaan mendasar antara permainan basket 5x5 dan 3x3. Permainan 5x5 dari sisi durasi 4x10 menit, sementara 3x3 hanya 10 menit. Dengan perbedaan ini, lanjutnya, dibutuhkan chemistry yang harus cepat dan solid.
“Jadi nggak boleh gampang emosi dan harus mau bermain cepat. Setelah passing, nggak boleh diam karena harus cepat mainnya,” ujarnya.
Joanne merupakan salah satu pemain yang ikut mencatatkan sejarah pada ajang yang sama edisi pertama tahun 2025 di Singapura. Kala itu, Joanne sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara untuk kategori putri.
Perjalanan Timnas 3x3 U17 Putri juara usai di babak penyisihan menangkan lima pertandingan secara beruntun. Dimulai kalahkan Vietnam 21-10, tumbangkan tuan rumah Singapura 21-12, atasi Laos 21-4, tumbangkan Malaysia 21-13 dan kalahkan Thailand 18-13.
Dengan catatan ini, Indonesia lolos semifinal dengan status peringkat pertama. Di semifinal, Indonesia kalahkan Singapura 18-17 dan di final tumbangkan Thailand 17-15 untuk pastikan titel juara dengan tanpa tersentuh kekalahan di 7 pertandingan. Joanne juara bersama Kayla Imani, Kamila Islami, dan Ni Kadek Winda Sandia Kanita.
“Waktu di Singapura lumayan berat ya. Latihan tiga hari saja dan kita nothing to lose saat main. Semua punya pengalaman main 3x3 semua jadi saat itu kami main enjoy, main cepat, passing-passing gerak kalau nggak ya passing-passing, nge-drive. Jadi nggak diam sama sekali. Running terus. (Nah kalau sekarang), dengan persiapan yang lebih matang ini, latihan lebih lama juga, sekitar satu-dua pekan. Lumayan lah. Kita pasti bisa juara,” ucap Joanne.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....