Diikuti Ribuan Peserta, FORDA DIY Digelar Selama Dua Hari
- 05 Jul 2026 18:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali (DIY) menyelenggarakan Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) yang ke-2. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari berturut-turut pada Sabtu-Minggu, 4 dan 5 Juli 2026.
Kegiatan ini menurut Kepala BPO DIY Arfi Hidananto bertujuan untuk membangun kebiasaan hidup yang lebih baik dengan menjaga kesehatan tubuh melalui olahraga dan memperkuat perjumpaan sosial di tengah masyarakat.
Olahraga masyarakat dinilai memiliki keterikatan yang erat dengan kehidupan warga karena sifatnya yang terbuka untuk semua usia, mudah diikuti, serta mampu menumbuhkan sportivitas, persaudaraan, disiplin, dan rasa memiliki terhadap Yogyakarta.
“Melalui FORDA II ini diharapkan dapat memperluas gerakan hidup sehat sekaligus menjadikannya wadah kegembiraan, silaturahim, serta penguatan budaya hidup bugar,” ujarnya.
FORDA II DIY tahun ini menurut ketua panitia Dapan, mempertandingkan total 18 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) resmi serta satu Inorga eksibisi. Dari masing-masing Inorga tersebut, terdapat tiga jenis nomor olahraga atau cabor (cabang olahraga) yang diperlombakan. Sehingga secara keseluruhan terdapat sekitar 99 nomor olahraga yang dipertandingkan.
Pelaksanaan FORDA II tersebar di beberapa titik lokasi utama demi mengakomodasi seluruh kompetisi, di antaranya Lippo Plaza Yogyakarta yang menjadi lokasi pusat untuk mempertandingkan 10 nomor olahraga/Inorga. Kemudian Balai Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPO), Lapangan Sorowajan, SMK Negeri 5 Yogyakarta, serta Kelurahan Banguntapan.
| Baca juga: SMA Islam 3 Pakem Gelar Kejuaraan Tenis Meja |
“Ajang ini diikuti secara antusias oleh lebih dari 1.300 peserta. Seluruh rangkaian kompetisi dijadwalkan selesai pada hari kedua guna menentukan peraih gelar juara umum,” katanya.
Ketua KORMI DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan bahwa tugas utama pihaknya adalah memasyarakatkan olahraga, membudayakan aktivitas fisik, serta mewujudkan masyarakat yang bugar dan sehat. Berbeda dengan KONI atau NPC yang berfokus pada olahraga prestasi, KORMI bergerak dalam lingkup pembudayaan olahraga agar dapat menjadi gaya hidup (lifestyle) sehari-hari bagi warga.
“Dengan masyarakat yang bugar, diharapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah DIY akan semakin meningkat,” katanya.
Selain sebagai wadah rekreasi dan kebugaran, FORDA II DIY ini sekaligus berfungsi sebagai sarana pemantauan dan seleksi bagi para pegiat olahraga potensial. Melalui pemandu bakat yang diterjunkan selama festival, para peserta terbaik nantinya akan dipilih untuk mewakili kontingen DIY dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) yang akan datang.
“Meskipun sifatnya pembudayaan olahraga, KORMI DIY menegaskan bahwa kompetisi dalam FORNAS tetap akan memperebutkan medali secara kompetitif baik pada nomor-nomor yang dipertandingkan maupun diperlombakan,” kata Aji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....