PORKAB Sleman Jadi Ajang Seleksi Atlet Tenis Meja

  • 12 Mei 2026 11:23 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Sleman 2026 cabang olahraga tenis meja resmi berakhir meriah pada Minggu 10 Mei 2026. Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Mlati sukses tampil dominan dengan meraih gelar juara pertama pada kategori Beregu Putra maupun Beregu Putri. Keberhasilan tersebut menegaskan kekuatan Mlati sebagai salah satu pusat pembinaan tenis meja terbaik di Kabupaten Sleman.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari sejak Sabtu 9 Mei 2026 itu diikuti sebanyak 104 atlet dari berbagai kapanewon di Sleman. Pada kategori beregu putra, seluruh 17 kapanewon turut ambil bagian, sedangkan kategori beregu putri diikuti delapan kapanewon setelah satu kapanewon batal mengikuti pertandingan karena tidak melakukan entry by name. Masing-masing tim diperkuat empat atlet dalam setiap kategori.

Ajang ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman sekaligus menjadi sarana penjaringan atlet menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVIII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2027. Selain itu, PORKAB juga menjadi wadah pembinaan atlet muda dan pemula agar memiliki pengalaman bertanding dalam kompetisi resmi tingkat kabupaten.

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sleman Taufik Qoriadi, mengatakan turnamen tersebut memiliki peran strategis dalam pembinaan olahraga tenis meja di Sleman. Menurutnya, atlet akan mengeluarkan kemampuan terbaik saat tampil di event resmi yang diselenggarakan PTMSI. “PORKAB sangat penting karena menjadi ajang awal penjaringan atlet untuk event yang lebih tinggi seperti PORDA hingga Pekan Oahraga Nasional (PON),” ujarnya.

Sistem pertandingan yang diterapkan pada PORKAB 2026 juga berbeda dibandingkan edisi sebelumnya pada tahun 2023. Dalam format terbaru, empat pemain dalam satu tim tidak diperbolehkan merangkap pertandingan sehingga seluruh atlet wajib bermain dalam susunan pertandingan tunggal dan ganda. Aturan tersebut diterapkan untuk mengukur kualitas seluruh pemain secara merata.

Ketua Panitia PORKAB Tenis Meja Sleman 2026 Erwan Hermawan, menyebut antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi karena setiap atlet membawa nama kapanewon masing-masing. Ia menilai semangat bertanding para atlet menjadi bukti berkembangnya pembinaan tenis meja di Sleman. “Semua atlet tampil penuh semangat karena mereka ingin memberikan prestasi terbaik untuk kapanewonnya,” katanya.

Persaingan di lapangan berlangsung ketat sejak babak awal hingga final. Meski demikian, seluruh kontingen tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Panitia juga mengapresiasi kekompakan setiap tim yang mampu menunjukkan permainan terbaik meski harus melalui persiapan yang cukup panjang.

Pada kategori Beregu Putra, Kapanewon Mlati berhasil keluar sebagai juara pertama melalui skuad Hanif Arifianto Mukhlis, Riski Ramadhani, Dian Mahendra Pasha, dan Arrozan Zaidan Adiandra. Posisi juara kedua diraih Kapanewon Depok yang diperkuat Rafli Fidiyaz dan rekan-rekannya. Sementara juara tiga bersama ditempati Kapanewon Kalasan dan Seyegan.

Dominasi Mlati kembali terlihat pada kategori Beregu Putri. Tim yang diperkuat Aretha Dalia Syawaldina, Dyna Rizmandani Yuliati, Anindira Talitha Attaya Ramadhiani, dan Risty Isyara Nurindah berhasil meraih gelar juara pertama. Posisi runner-up diraih Kapanewon Ngemplak, sedangkan juara tiga bersama ditempati Kapanewon Cangkringan dan Kalasan.

Penyelenggaraan PORKAB Sleman 2026 mendapat dukungan penuh dari KONI Sleman dan PTMSI. Sejumlah tokoh olahraga turut hadir, di antaranya Wakil Ketua KONI Sleman beserta jajaran, Dispora Sleman, Ketua Umum PTMSI DIY, Ketua Umum PTMSI Kab/Kota di DIY, serta tokoh tenis meja Sleman. “Kami berharap atlet-atlet muda terus meningkatkan kemampuan dan rutin berlatih agar kelak mampu mengharumkan nama Sleman di tingkat yang lebih tinggi,” ucap Erwan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....