Turnamen Tenis Meja Usia Dini Sleman Cetak Juara

  • 17 Sep 2026 08:27 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Seman - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman bersama Pengurus Kabupaten Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengkab PTMSI) Sleman sukses menggelar Kompetisi Klub Olahraga Tenis Meja Usia Dini Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026. Ajang pembinaan atlet muda tersebut berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu 15-16 September 2026, di GOR Bimoseno, Pandowoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kompetisi ini menjadi salah satu upaya pembinaan dan pemetaan potensi atlet tenis meja sejak usia sekolah dasar. Sebanyak 31 atlet pelajar SD atau sederajat ambil bagian dalam turnamen tersebut. Mereka merupakan perwakilan kapanewon se-Kabupaten Sleman yang terdiri atas 16 atlet putra dan 15 atlet putri.

Para peserta tidak hanya berkesempatan menguji kemampuan teknik, tetapi juga mendapatkan pengalaman bertanding dalam kompetisi resmi. Setiap atlet dituntut menunjukkan konsistensi permainan, kedisiplinan, serta kemampuan menjaga mental selama menghadapi lawan. Persaingan berlangsung melalui kategori tunggal putra dan tunggal putri.

Dalam pelaksanaannya, PTMSI Sleman menerapkan regulasi pertandingan yang mengacu pada standar International Table Tennis Federation (ITTF). Pertandingan menggunakan format best of five games, sehingga atlet harus mampu memenangkan tiga game untuk memastikan kemenangan. Sistem kompetisi dimulai dari fase penyisihan dengan sistem pool, kemudian dilanjutkan ke babak gugur hingga partai final.

Ketua PTMSI Kabupaten Sleman, Taufik Qoriadi, mengatakan kompetisi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang. Menurutnya, turnamen usia dini juga menjadi bagian penting dalam membangun fondasi atlet agar memiliki kemampuan teknis sekaligus karakter yang kuat sejak awal. “Menciptakan atlet berprestasi membutuhkan proses pembibitan yang sistematis dan terencana. Melalui kompetisi ini, kita dapat memetakan potensi atlet pelajar SD dari seluruh kapanewon untuk dibina secara berkesinambungan menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain kemampuan bermain, nilai sportivitas, disiplin, dan mental bertanding turut menjadi perhatian dalam kompetisi tersebut. Penerapan format pertandingan yang lebih kompetitif diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan atlet muda ketika nantinya mengikuti kejuaraan pada level yang lebih tinggi. “Kompetisi ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan teknis, tetapi juga membentuk sportivitas, kedisiplinan, dan mental bertanding sejak usia dini,” ucapnya.

Partai puncak kemudian menghadirkan prestasi istimewa dari SD Negeri Jongkang. Sekolah yang berada di Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, tersebut berhasil memborong gelar juara pertama pada kategori putra dan putri. Pada kategori Tunggal Putra, Gibran Adyastha Cetta tampil sebagai juara I setelah melewati persaingan dengan sejumlah atlet muda dari sekolah lainnya.

Sementara itu, pada kategori Tunggal Putri, gelar juara I diraih Assyifa Zahra Humaira, yang juga merupakan siswi SD Negeri Jongkang. Posisi kedua ditempati Asri Annisa Khoirunnisa dari SD Negeri Cungkuk, disusul Aura Nathania Davina dari SD Muhammadiyah Ngijon 1 sebagai juara III dan Vindya Anggraini Wiratama dari SD Negeri Keceme 2 sebagai juara IV.

Hasil pertandingan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Hasil Pertandingan Nomor 360.78a/Pengkab.SLM/IX/2026 yang disahkan Ketua PTMSI Sleman Taufik Qoriadi dan Ketua Panitia Totok Subroto. Untuk kategori Tunggal Putra, Juara I diraih Gibran Adyastha Cetta dari SD Negeri Jongkang, Juara II Rasya Muhammad Athaya dari SD Muhammadiyah Condongcatur, Juara III Arya Bhisma Saputra dari SD Negeri Nglarang, dan Juara IV Ersanala Wahyu Pradipta dari SD Muhammadiyah Domban 3. Sedangkan kategori Tunggal Putri menempatkan Assyifa Zahra Humaira sebagai Juara I, Asri Annisa Khoirunnisa Juara II, Aura Nathania Davina Juara III, serta Vindya Anggraini Wiratama Juara IV.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para atlet muda, penyerahan hadiah dilakukan setelah seluruh pertandingan selesai. Perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman, Joko Susilo, A. Md. SKM dan Bima Supriyadi, turut memberikan hadiah kepada para juara. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari apresiasi sekaligus dukungan terhadap pembinaan olahraga tenis meja usia dini di Kabupaten Sleman.

Pemberian penghargaan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti berbagai kompetisi pada jenjang berikutnya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem pembinaan atlet tenis meja yang berkelanjutan di Kabupaten Sleman.

Sementara itu, pada kategori Tunggal Putri, gelar juara I diraih Assyifa Zahra Humaira, yang juga merupakan siswi SD Negeri Jongkang. Posisi kedua ditempati Asri Annisa Khoirunnisa dari SD Negeri Cungkuk, disusul Aura Nathania Davina dari SD Muhammadiyah Ngijon 1 sebagai juara III dan Vindya Anggraini Wiratama dari SD Negeri Keceme 2 sebagai juara IV.

Hasil pertandingan tersebut dituangkan dalam Berita Acara Hasil Pertandingan Nomor 360.78a/Pengkab.SLM/IX/2026 yang disahkan Ketua PTMSI Sleman Taufik Qoriadi dan Ketua Panitia Totok Subroto. Untuk kategori Tunggal Putra, Juara I diraih Gibran Adyastha Cetta dari SD Negeri Jongkang, Juara II Rasya Muhammad Athaya dari SD Muhammadiyah Condongcatur, Juara III Arya Bhisma Saputra dari SD Negeri Nglarang, dan Juara IV Ersanala Wahyu Pradipta dari SD Muhammadiyah Domban 3. Sedangkan kategori Tunggal Putri menempatkan Assyifa Zahra Humaira sebagai Juara I, Asri Annisa Khoirunnisa Juara II, Aura Nathania Davina Juara III, serta Vindya Anggraini Wiratama Juara IV.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....