Bulan Agustus Jadi Puncak Kemarau di Indonesia

  • 12 Agt 2026 13:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Bulan Agustus menjadi periode paling krusial dalam musim kemarau Indonesia tahun ini. Sebanyak 429 Zona Musim diprediksi memasuki puncak kemarau pada bulan tersebut.

Dari data yang dihimpun BMKG menunjukkan puncak kemarau Agustus mencakup sekitar 61,4 persen Zona Musim Indonesia. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah berpotensi mengalami cuaca lebih panas dan kering.

Wilayah yang memasuki puncak kemarau tersebar dari Sumatera hingga Papua. Jawa bagian tengah dan timur, Bali, serta Nusa Tenggara termasuk kawasan yang terdampak.

Sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi juga diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus. Sejumlah wilayah Maluku hingga Papua turut masuk dalam periode tersebut.

Kondisi kemarau turut meningkatkan peluang munculnya suhu maksimum tinggi di sejumlah daerah. BMKG sebelumnya mencatat suhu maksimum beberapa wilayah telah mencapai kisaran 35 derajat Celsius.

Fenomena tersebut tidak berarti seluruh Indonesia mengalami panas ekstrem secara bersamaan. Perbedaan kondisi atmosfer, tutupan awan, dan karakteristik wilayah memengaruhi suhu masing-masing daerah.

Puncak kemarau tahun ini berlangsung bertahap mulai Juli hingga September. Agustus menjadi bulan dengan cakupan wilayah puncak kemarau paling besar dibandingkan periode lainnya.

Masyarakat perlu mengantisipasi dampak kemarau, terutama keterbatasan air dan meningkatnya risiko kebakaran. Kewaspadaan juga diperlukan ketika beraktivitas di luar ruangan saat suhu meningkat.

BMKG sebelumnya menyebut kondisi kemarau 2026 datang lebih awal di sejumlah wilayah Indonesia. Perkembangan cuaca tetap perlu dipantau melalui informasi resmi karena kondisi dapat berubah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....