Kesejahteraan Seniman Jadi Fokus Kementerian Kebudayaan

  • 17 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kasubdit Pemberdayaan Nilai Budaya Kementerian Kebudayaan, Bobby Fernandez menilai tugas Kementerian Kebudayaan belum dapat dikatakan selesai apabila kesejahteraan para seniman atau budayawan masih belum terpenuhi dan budaya belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Pekerjaan di Kementerian Kebudayaan ini belum bisa dibilang selesai, belum bisa dibilang baik dan tercapai kalau seniman-seniman belum sejahtera dan Indonesia belum bisa bisa menyejahterakan masyarakatnya lewat budaya,” ucapnya beberapa waktu lalu

Menurutnya, budaya bukan sekadar tontonan, melainkan menjadi sebuah alat untuk mewujudkan negara yang maju dan sejahtera. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami di Kementerian Kebudayaan mengajak kita bersama-sama. Karena kalau Kementerian Kebudayaan aja yang bekerja, ini enggak akan tercapai cita-cita itu,” ujarya.

Bobby menambahkan, Indonesia merupakan negara adidaya budaya dengan kekayaan budaya yang beragam. Namun demikian, kualitas sumber daya manusia di bidang kebudayan masih perlu diperkuat agar mampu mengoptimalkan potensi tersebut.

Lebih lanjut, ia menilai kesejahteraan seniman juga harus mendapat perhatian serius dan setara dengan profesi lainnya.

“Seniman itu harus bangga menyatakan dirinya sebagai seniman, seperti pengacara bangga menyatakan dirinya sebagai pengacara dan dokter bangga menyatakan dirinya sebagai dokter. Seniman pun harus begitu,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....