Stabilitas Harga dan Stok Terjaga, Kementan Pastikan Bawang Merah Nasional Aman

  • 20 Agt 2026 22:05 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Kementerian Pertanian (Kementan) menyebut ketersediaan bawang merah di tingkat nasional hingga saat ini dinilai dalam kondisi aman. Pasokan bawang merah dipastikan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menyatakan bahwa pemerintah selalu melakukan evaluasi rutin terkait perkembangan inflasi secara nasional. Pemantauan pun dilakukan secara menyeluruh terhadap stok dan harga bahan pangan.

“Stok (bawang merah) nasional sampai hari ini masih aman. Kami setiap hari Senin rapat inflasi dengan Bapak Menteri Dalam Negeri untuk melihat tren nasional. Sampai saat ini masih aman ketersediaannya,” ucapnya saat menghadiri panen raya bawang merah di Parangtritis, Bantul, Kamis, 20 Agustus 2026.

Agung menambahkan, salah satu indikator kondisi pasokan bawang merah nasional dapat dilihat dari harga di tingkat produsen. Ia menilai bahwa ketersediaan dan kebutuhan pasar saat ini masih dalam keadaan seimbang.

“Harga di tingkat produsen masih aman, berkisar di angka Rp25.000–Rp30.000. Itu menunjukkan bahwa secara nasional neraca ketersediaan kita masih aman,” ujarnya.

Kondisi ini juga menjadi pertanda bahwa kebutuhan bawang merah masih bisa dipenuhi secara mandiri dan tidak bergantung pada pasokan impor. Kementan bahkan menyebut bahwa Indonesia telah mampu mengirimkan komoditas tersebut ke tingkat global.

“Kalau bawang merah malah kita ekspor. Kita sudah ekspor bawang merah,” katanya.

Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sunusi, usai mengikuti peluncuran Kelompencapir digital di Bulak Parangtritis, Kabupaten Bantul. Kamis, 20 Agustus 2026. (Foto: RRI/Aji Permono)

Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengungkapkan bahwa bawang merah merupakan salah satu sumber kesejahteraan warga, terutama di sisi wilayah selatan. Terbukti, produksi bawang merah Bantul menjadi penyumbang ketersediaan tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Hortikultura bawang merah ini menjadi salah satu andalan pertanian di Kabupaten Bantul, yang berkontribusi terhadap 70 persen total produksi di DIY,” ucapnya.

Selain produksi yang tinggi, harga bawang merah di tingkat petani saat ini juga cukup baik. Berada di angka Rp18.000 per kilogram, keuntungan yang didapat juga cukup tinggi. “Di panen raya saat ini, hasilnya 4.000 ton. Dengan harga Rp18.000 per kilogram, berarti keuntungan yang didapat sebesar Rp72 miliar,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....