Jenang Gempol, Kuliner Tradisional yang Diburu Pecinta Jajanan Jawa
- 05 Agt 2026 13:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Jenang gempol menjadi salah satu kuliner tradisional khas Jawa yang hingga kini tetap diminati masyarakat berbagai kalangan. Perpaduan tekstur gempol yang kenyal dengan kuah santan gurih serta siraman jenang manis menghadirkan cita rasa sederhana yang mampu membangkitkan kenangan masa lalu.
Proses pembuatan jenang gempol membutuhkan ketelitian agar menghasilkan tekstur yang lembut sekaligus kenyal saat disantap. Gempol dibuat dari tepung beras yang dibentuk bulat pipih kemudian direbus, sedangkan jenang dimasak menggunakan tepung beras, gula merah, santan, dan daun pandan hingga mengental sempurna.
Setelah seluruh bahan matang, gempol disajikan dalam mangkuk lalu disiram jenang hangat dan kuah santan yang telah diberi sedikit garam. Perpaduan rasa manis dari gula merah dengan gurihnya santan menciptakan keseimbangan rasa yang menjadi ciri khas kuliner tradisional tersebut.
Di tengah gempuran makanan modern, masih banyak pelaku usaha yang mempertahankan keberadaan jenang gempol sebagai warisan kuliner daerah. Salah satunya adalah Indri, penjual jenang gempol yang telah menekuni usaha tersebut selama hampir sepuluh tahun dengan tetap mempertahankan resep tradisional.
Setiap hari, Indri memulai aktivitas sejak dini hari untuk menyiapkan seluruh bahan agar dapat disajikan dalam kondisi segar kepada pelanggan. Berkat konsistensi menjaga kualitas rasa dan kebersihan, dagangannya mampu terjual hingga sekitar 150 porsi setiap harinya.
Menurut Indri, sebagian besar pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga lansia yang telah mengenal jenang gempol sejak lama. Tidak sedikit pula wisatawan yang sengaja mencari kuliner tradisional tersebut sebagai bagian dari pengalaman menikmati kekayaan cita rasa khas Yogyakarta.
“Saya berjualan jenang sudah lebih dari 10 tahun, dan banyak peminat atau pembeli dari berbagai usia,” ujarnya Senin 3 Agustus 2026.
Keberadaan jenang gempol membuktikan bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat di hati masyarakat apabila diolah dengan kualitas yang terjaga dan cita rasa autentik. Melalui ketekunan para pelaku usaha seperti Indri, warisan kuliner khas Jawa diharapkan terus lestari sekaligus menjadi daya tarik budaya dan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....