Bakmi Lima Basodara Sajikan Rasa Restoran Harga Terjangkau
- 06 Jun 2026 10:56 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Di tengah menjamurnya usaha kuliner di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Bakmi Lima Basodara tetap mampu mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu rumah makan favorit masyarakat. Berlokasi di Jalan Kabupaten Km 1,3, Nusupan, Trihanggo, Gamping, usaha kuliner ini telah melayani pelanggan sejak tahun 2016 dengan beragam pilihan menu bercita rasa khas restoran.
Pemilik Bakmi Lima Basodara Darman, mengatakan usaha yang dirintisnya tidak langsung berada di lokasi saat ini. Pada awal berdiri, rumah makan tersebut beroperasi di kawasan Mayangan, Trihanggo, selama sekitar lima tahun sebelum akhirnya pindah ke lokasi yang sekarang dan terus berkembang hingga saat ini.

Menurut Darman, pengalaman bekerja di dunia restoran menjadi modal penting dalam membangun usahanya. Berbekal pengalaman tersebut, ia berusaha menghadirkan cita rasa makanan ala restoran dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat umum, termasuk mahasiswa dan pekerja yang banyak beraktivitas di kawasan Gamping dan sekitarnya. "Saya dulu belajar dan bekerja di restoran. Jadi konsep yang saya bawa ke sini adalah menu restoran, tetapi dengan harga yang bisa dijangkau banyak kalangan," ujarnya.
Nama Bakmi Lima Basodara sendiri memiliki cerita tersendiri. Darman menjelaskan bahwa nama tersebut terinspirasi dari jumlah saudara kandungnya yang berjumlah lima orang. Sementara kata "Basodara" diambil dari istilah yang pernah dikenalnya saat berada di Manado, yang memiliki makna persaudaraan dan kebersamaan.

Beragam menu tersedia di rumah makan ini, mulai dari nasi goreng, aneka mie, bihun, kwetiau, hingga menu ayam dan seafood. Beberapa menu yang cukup diminati pelanggan antara lain nasi goreng ayam, ifu mie, chicken cordon bleu, dan chicken mozzarella. Selain itu, tersedia pula berbagai pilihan minuman dengan harga yang ramah di kantong.
Dari seluruh menu yang ditawarkan, nasi goreng ayam menjadi salah satu menu andalan sekaligus yang paling sering dipesan pelanggan. Darman mengungkapkan bahwa menu tersebut banyak dipilih karena rasanya yang cocok di lidah pelanggan dan harganya yang terjangkau dibandingkan menu lainnya. "Kalau yang paling sering dipesan itu nasi goreng ayam. Dari dulu sampai sekarang masih menjadi favorit pelanggan," katanya.

Dalam sehari, rumah makan ini diperkirakan mampu menjual lebih dari seratus porsi makanan. Selain pelanggan yang datang langsung, pesanan melalui layanan daring juga memberikan kontribusi cukup besar terhadap penjualan. Bahkan, menurut Darman, layanan online turut membantu memperluas promosi usaha sehingga mampu menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah di Yogyakarta.
Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi dalam menjalankan usaha kuliner tersebut. Darman mengaku kesulitan mencari dan mempertahankan tenaga kerja menjadi salah satu kendala utama. Selain itu, keterbatasan area parkir, terutama bagi kendaraan roda empat, juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kenyamanan pelanggan saat berkunjung.

Ke depan, Darman berharap Bakmi Lima Basodara dapat terus berkembang dan memiliki tempat usaha yang lebih luas. Ia juga membuka peluang untuk menambah cabang apabila kondisi usaha dan sumber daya manusia telah memadai. "Harapan saya usaha ini semakin maju, bisa memiliki tempat yang lebih luas, dan suatu saat nanti dapat membuka cabang baru," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....