Rahasia Sapi Lada Hitam Empuk Ala Restoran Mewah
- 02 Jun 2026 08:54 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Olahan sapi lada hitam menjadi salah satu hidangan favorit masyarakat Indonesia karena perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma lada hitam yang khas. Menu ini kerap hadir dalam berbagai kesempatan, termasuk saat masyarakat mengolah daging sapi kurban menjadi sajian istimewa untuk keluarga. Namun, tidak sedikit orang yang menghadapi kendala berupa tekstur daging yang keras dan alot setelah dimasak.
Chef selebritas Arnold Poernomo mengungkapkan bahwa keberhasilan membuat sapi lada hitam yang empuk tidak hanya ditentukan oleh racikan bumbu, melainkan juga teknik pengolahan daging sejak awal. Menurutnya, kesalahan dalam memotong maupun memasak daging dapat berdampak langsung pada kualitas hidangan yang dihasilkan. “Hal yang paling penting itu bukan cuma bumbunya, tapi bagaimana kita memperlakukan daging dari awal. Kalau salah potong atau terlalu lama dimasak, hasilnya pasti keras,” ujarnya.
Arnold menjelaskan, salah satu langkah penting yang sering diabaikan adalah teknik memotong daging melawan arah serat. Cara ini membuat struktur otot lebih mudah terurai ketika dimasak sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Selain itu, proses marinasi menggunakan campuran saus tiram, lada hitam, dan bahan pelunak alami dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus memperkaya cita rasa daging.
Selain tahap persiapan, proses memasak juga menjadi faktor penentu. Arnold menyarankan penggunaan teknik quick stir-fry atau menumis cepat dengan api besar. Teknik tersebut memungkinkan daging matang dalam waktu singkat tanpa kehilangan sari dan kelembapan alaminya. “Daging harus dimasak cepat dengan panas tinggi supaya tetap juicy. Kalau terlalu lama dimasak, seratnya akan mengeras dan hasilnya tidak maksimal,” ucapnya.
Pandangan serupa disampaikan pengamat kuliner dari Indonesian Culinary Society, William Wongso. Ia menilai pemilihan bagian daging memiliki pengaruh besar terhadap hasil akhir masakan. Untuk hidangan seperti sapi lada hitam, bagian has dalam atau sirloin dinilai lebih ideal karena memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan bagian lainnya. “Untuk masakan seperti sapi lada hitam, gunakan bagian has dalam atau sirloin yang lebih lembut. Ditambah teknik potong yang benar, hasilnya akan jauh lebih empuk,” katanya.
Para ahli kuliner pun sepakat bahwa kombinasi pemilihan daging yang tepat, teknik pemotongan melawan serat, marinasi yang cukup, serta proses memasak singkat dengan api besar merupakan kunci menghasilkan sapi lada hitam yang empuk, juicy, dan bercita rasa layaknya hidangan restoran bintang lima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....