Sehat tanpa Kaldu Hewani dari Sop Mbah Semar

  • 25 Mei 2026 07:02 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Di tengah menjamurnya kuliner modern yang mengandalkan penguat rasa instan, sebuah inovasi kuliner sehat yang berani justru lahir di sudut barat Yogyakarta. Mengambil lokasi di Jalan Ringroad Ambarketawang, Gamping (tepat di sebelah selatan kampus Universitas Bina Sarana Informatika/BSI), Warung Sop Mbah Semar atau yang masuk di Kuliner Jogja Barat (KBJ) sukses memikat hati para pencinta kuliner melalui konsep yang tidak biasa yaitu dengan menyajikan sop premium berharga kaki lima, namun dengan kualitas rasa bintang lima.

Di balik keunikan semangkuk sop hangat ini, ada sosok perempuan inspiratif bernama R.Ngt. Adhyas Woro. Sang owner berhasil membuktikan bahwa menciptakan kuah sop yang gurih, sedap, dan bikin ketagihan sama sekali tidak membutuhkan micin (Monosatrium Glutamat), bahkan tidak memerlukan rebusan tulang hewani (balungan) sama sekali.

Perjalanan R.Ngt. Adhyas Woro di dunia kuliner sejatinya telah dimulai sejak tahun 2010. Namun, titik balik yang memantapkan langkahnya untuk fokus pada kuliner sehat terjadi pada tahun 2013. Saat itu, ia tertantang untuk mengikuti sebuah ajang kompetisi memasak dengan syarat yang ketat: wajib membuat resep berkuah tanpa MSG.

"Waktu event lomba tahun 2013 itu, saya sebenarnya tidak membuat sop, melainkan bakso dengan kuah non-MSG. Ternyata racikan itu berhasil menyabet gelar juara," ujar Adhyas Woro atau akrab disapa Bunda Woro Sabtu 24 Mei 2026.

Kemenangan itulah yang memicu komitmen jangka panjangnya. Sejak saat itu hingga sekarang, ia terus konsisten mengembangkan formula masakan yang 100 persen bersandar pada kekuatan rempah-rempah alami Nusantara.

Ada sebuah stigma di masyarakat bahwa makanan tanpa micin dan tanpa rebusan tulang akan terasa hambar. Namun, di tangan Bunda Woro, teori itu patah. Pihaknya meramu Standard Operating Procedure (SOP) dapur yang sangat ketat untuk mengunci rasa gurih alami. Sop Mbah Semar menyajikan varian Sop Ayam, Sop Sapi, hingga Sop Iga dengan satu dasar kuah yang sama yaitu murni olahan rempah. Komposisinya sangat kaya dan komplet, mulai dari kapulaga, serai, jahe, hingga lengkuas.

"Rempah-rempah itu sebetulnya sudah mengandung rasa alami yang sangat kuat. Jadi di warung kami, dapur tidak perlu lagi menyentuh micin atau penyedap buatan, cukup dikunci dengan takaran garam yang pas saja," ujarnya.

Menariknya, meski kuah tersebut kaya akan rempah yang kerap dianalogikan mirip dengan khasiat jamu tradisional karena mampu menghangatkan tubuh, rasanya justru sangat bersahabat di lidah anak-anak. Ada sensasi pedas hangat yang lembut berpadu dengan sedikit getir khas tanaman herbal. "Cucu saya sendiri itu kalau sedang susah makan, begitu dituangkan kuah Sop Mbah Semar ini, langsung lahap bahkan bisa habis sampai dua mangkuk," kata Adhyas Woro dengan nada bangga.

Hal paling unik yang membedakan Sop Mbah Semar dengan warung sop kebanyakan adalah cara pengolahan kaldunya. Jika warung lain sengaja merebus balungan sapi, balungan ayam, atau sumsum berjam-jam di dalam kuali kuah untuk memunculkan minyak kaldu, Warung Mbah Semar justru menghindari teknik tersebut.

Langkah ini diambil demi menjaga kemurnian rasa rempah sekaligus menyajikan opsi hidangan yang lebih bersih dan sehat bagi tubuh. Kuah rempah yang segar dimasak dan dipanaskan di wadah yang terpisah secara mandiri. Sari pati daging tidak dibiarkan mengendap seharian di dalam kuah utama. Ketika ada konsumen yang memesan baik itu sop ayam, sop sapi, atau sop iga barulah potongan daging pilihan yang berkualitas tersebut dipadukan dengan siraman kuah rempah panas saat disajikan di meja.

Kehadiran Warung SOP Mbah Semar di kawasan Ringroad Gamping ini menjadi angin segar bagi mahasiswa, pekerja, hingga keluarga yang mendambakan makanan bergizi dengan harga bersahabat. Konsep "Kaki Lima Rasa Bintang Lima" yang diusung oleh R.Ngt. Adhyas Woro bukan sekadar jargon pemasaran, melainkan sebuah misi untuk memasyarakatkan kuliner sehat yang kaya khasiat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....