Mangut Lele, Simbol Kekayaan Kuliner Lokal Yogyakarta
- 31 Mar 2026 09:15 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Mangut Lele menjadi salah satu representasi kekayaan kuliner lokal Yogyakarta. Sajian menu yang satu ini, punya cita rasa khas sekaligus bentuk pemanfaatan hasil perikanan lokal, sebagai bagian dari konsumsi pangan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Hery Sulistio Hermawan menyebut Ikan Lele sebagai bahan baku kuliner mangut, merupakan salah satu komoditas ikan air tawar. Ikan tersebut, nilai ekonominya cukup baik sebagai penopang ekonomi.
Ikan Lele yang diolah menjadi sajian tradisional seperti mangut, sangat digemari berbagai kalangan. Sebab ikan ini tidak hanya hadir sebagai bahan pangan bergizi, tetapi juga sebagai produk perikanan yang memiliki nilai tambah dalam bisnis.
”Konsumsi olahan Ikan Lele bentuk dukungan untuk penguatan sektor perikanan,” ucapnya, Senin, 30 Maret 2026. ”Jika tingkat konsumsinya tinggi, otomatis bisa sebagai ajang promosi konsumsi ikan di masyarakat sebagai alternatif pangan.”
Selain memiliki nilai budaya dan ekonomi, kuliner Mangut Lele juga relevan dari sisi gizi. Sebab, Ikan Lele merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi tubuh, dan rasanya lezat jika diolah dengan campuran bahan yang tepat.
”Pengolahan dalam bentuk sajian yang dekat dengan selera masyarakat menjadi salah satu cara efektif untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan,” ucapnya.
Melalui hidangan seperti Mangut Lele, pesan mengenai pentingnya pangan bergizi dapat disampaikan dengan sederhana. Sekaligus lebih membumi, dan sesuai tradisi masyarakat setempat untuk membangun budaya konsumsi ikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....