Keamanan Uang Bank Indonesia Tak Bisa Dilacak Printer Biasa

  • 16 Jul 2026 15:30 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa uang rupiah memiliki unsur-unsur keamanan khusus di dalamnya yang tidak akan pernah bisa diproduksi menggunakan mesin pencetak (printer) biasa.

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah (PUR) Bank Indonesia Yogyakarta Rachmad Hendrawan Saputra mengungkapkan bahwa uang yang dicetak menggunakan printer oleh tersangka kasus pemalsuan uang di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Tempel telah resmi dinyatakan tidak asli.

“Setelah barang bukti diteliti tidak terdapat fitur-fitur rectoverso, lalu disitu juga kami lihat benang pengamannya tercetak biasa seperti printing, ketika diraba juga tidak terdapat cetak intaglio yang membuat tidak akan terasa kasar jika diraba,” ujarnya pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kapolsek Tempel AKP Gunawan Setyabudi mengungkapkan bahwa tersangka dengan inisial JPU menggunakan mesin printer sebagai alat produksi utama. Tersangka kemudian menggabungkan kertas cetakan tersebut dengan lem kertas agar teksturnya terasa lebih tebal, lalu menggunakan uang palsu itu untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Lebih lanjut, sasaran utama yang dituju pelaku dalam mengedarkan uang palsu tersebut adalah toko-toko kelontong yang berada di daerah perkampungan. Pelaku sengaja mengincar warung yang penjaganya sudah lanjut usia atau kurang teliti.

“Setelah melakukan transaksi, penjual baru merasakan adanya perbedaan setelah diraba dan diterawang ia meyakini bahwa uang itu palsu,” katanya.

Gunawan menambahkan bahwa masyarakat harus lebih cermat dan waspada dalam melakukan tindakan jual beli guna memelihara keamanan bertransaksi di lingkungan masyarakat. (Zaskia)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....