WJNC 2026 Siap Digelar, Dinkes Yogyakarta Siagakan 140 Personel dan 15 Ambulans

  • 07 Okt 2026 14:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal dan menjamin pelayanan kesehatan selama berlangsungnya gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026. Sebanyak 140 personel gabungan serta 15 armada ambulans disiagakan di sepanjang jalur kawasan Malioboro.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanag menyampaikan, saat pelaksanaan WJNC sejumlah antisipasi dilakukan terutama dari sisi kesehatan. Menurutnya, tim medis akan disebar di 12 titik strategis sepanjang kawasan Malioboro, yang terdiri dari 9 posko utama bertenda dan 3 titik siaga non-tenda.

"Penugasan dimulai pada pukul 14.00 eh sampai dengan pukul 22.00 WIB," katanya, Rabu, 7 Oktober 2026.

Lana menjelaskan, untuk mengantisipasi potensi insiden di luar jam operasional tersebut (sebelum pukul 14.00 atau setelah pukul 22.00 WIB), penanganan akan secara otomatis diambil alih secara on-call oleh tim PSC 119 YES Kota Yogyakarta. Selain dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, nantinya tim kesehatan merupakan gabungan dari rumah sakit, PMI, Puskesmas dan tim PSC.

"Total petugas yang terlibat di divisi kesehatan kurang lebih ada 140 personil," ucapnya.

Sinergi berbagai pihak dan fasilitas kesehatan di Kota Yogyakarta, meliputi 15 Tim Medis dan Ambulans yang terdiri dari 75 personel tenaga kesehatan , Tim Dinas Kesehatan 5 personel penanggung jawab operasional. Saka Bakti Husada ada 20 anggota remaja terampil, Relawan Dinas Pariwisata ada 40 relawan yang telah dibekali pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk merespons cepat penanganan serta evakuasi korban di luar area posko.

Lana menjelaskan, nantinya posko yang didirikan di pintu masuk kawasan Malioboro dengan petugas dari puskesmas Danurejan. Kemudian posko kedua di depan DPRD DIY dari Rumah Sakit Happyland.

"Kemudian yang ketiga ada di Jalan Dagen, tim dari Rumah Sakit Hidayatullah. Kemudian yang keempat, ini di Jalan Sosriwijayan, timnya dari Panti Rapih. Kemudian yang kelima, ini di Jalan Pajeksan, tim dari Puskesmas Gedongtengen. Yang keenam, enam ini Jalan Pabringan, tim dari Rumah Sakit DKT," ucapnya.

Sementara untuk titik kesehatan 8 hingga 12 akan ditempatkan di sekitar venue utama tempat display. Lana menyebutkan, sebaran titik pemantauan kesehatan diharapkan gelaran WJNC dapat berjalan lancar.

"Di sepanjang jalur ini kami cukup jadi cukup banyak menyediakan tim kesehatan. Jadi, penanganan di tempat tetapi jika ternyata dibutuhkan rujukan, maka kami sudah menunjuk beberapa rumah sakit rujukan," ujarnya.

Lana menjelaskan, untuk skema rujukan nantinya dari sisi Barat Malioboro rujukan ke PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan RS Ludira Husadatama. Sedangkan di sisi Timur dan Selatan Jl. Malioboro akan dirujuk ke RS Bethesda, RS Islam Hidayatullah, RS Pratama, RS Happyland, RS Bethesda, RS Pantirapih, dan RSUD Kota Yogyakarta.

"Terkait dengan pembiayaan pasien, jika kemudian pasien ini memang harus dirawat di rumah sakit, maka kami ada penjaminan 1 kali 24 jam. Jadi sesuai dengan ketentuan eh perwal yang berlaku, perwal PSC," katanya, mengungkapkan.

Sedangkan ketika pasien harus rawat inap lebih dari 1 x 24 jam, maka dijelaskan Lana, menggunakan mekanisme asuransi mandiri maupun BPJS Kesehatan.

Dengan kesiapan personel, ambulans, dan titik layanan kesehatan yang tersebar di sepanjang jalur karnaval, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memastikan masyarakat dapat menikmati WJNC 2026 dengan lebih aman dan mendapat penanganan cepat apabila terjadi kondisi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....