Bahaya Duduk Terlalu Lama: Apa Akibatnya bagi Kesehatan?
- 16 Sep 2026 07:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Duduk terlalu lama sering kali dianggap sebagai aktivitas yang tidak berbahaya. Padahal, kebiasaan ini secara diam-diam dapat mengancam kesehatan organ vital manusia dalam jangka panjang.
Laman www.siloamhospitals.com menyebutkan salah satu ancaman utama dari kebiasaan duduk berjam-jam adalah penurunan drastis pada sirkulasi darah di dalam tubuh. Aliran darah yang melambat, terutama di bagian kaki, dapat memicu pembekuan darah atau yang disebut trombosis vena dalam.
Selain itu, otot-otot besar di tubuh bagian bawah, termasuk bokong dan paha, akan menjadi lemah dan kaku akibat kurangnya pergerakan. Penurunan aktivitas otot ini secara otomatis membuat pembakaran kalori harian menjadi tidak optimal sehinga seseorang beresiko mengalami obesitas.
Dampak buruk berikutnya adalah penurunan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin yang mengatur kadar gula darah. Saat otot tidak aktif bergerak, kemampuan sel-sel tubuh untuk merespons insulin menjadi berkurang drastic sehingga lebih rentan terkena penyakit diabetes tipe 2.
Kesehatan tulang belakang juga menjadi taruhan ketika seseorang menghabiskan waktu terlalu lama di kursi tanpa posisi duduk yang ergonomis. Tekanan berlebih yang diterima oleh cakram tulang belakang dapat memicu nyeri punggung kronis dan merusak postur tubuh secara permanen.
Minimnya aktivitas fisik dapat menghambat pelepasan hormon endorfin yang bertugas memicu perasaan bahagia dan meredakan stres. Tidak heran orang yang jarang bergerak lebih rentan mengalami kecemasan serta penurunan suasana hati.
Menariknya, risiko kesehatan ini sering kali tidak bisa diatasi sepenuhnya hanya dengan melakukan satu sesi olahraga di akhir hari. Tubuh manusia pada dasarnya dirancang untuk bergerak secara berkala sepanjang hari, bukan untuk diam dalam posisi yang sama selama berjam-jam.
Untuk mencegah berbagai bahaya tersembunyi tersebut, kita perlu membiasakan diri berdiri atau berjalan ringan setiap satu jam sekali. Menggunakan meja kerja yang memungkinkan posisi berdiri secara bergantian juga bisa menjadi solusi efektif menjaga kesehatan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....