Hindari Paparan, Masker Bukan Perlindungan Utama Abu Vulkanik
- 08 Sep 2026 08:00 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta- Hujan abu vulkanik dapat memberikan dampak terhadap kesehatan anak, sehingga orang tua perlu memperhatikan perlindungan selama kondisi tersebut berlangsung.
dr. Mas Nugroho Ardi Santoso, SpA, M.Kes, melalui media sosialnya menyampaikan, masker merupakan perlindungan tambahan, sedangkan perlindungan utama adalah menghindari paparan abu vulkanik.
dr. Ardi Santosa mengingatkan orang tua untuk tidak mengajak anak keluar rumah apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak saat terjadi hujan abu.
Menurutnya, menghindari paparan secara langsung tetap menjadi langkah perlindungan terbaik bagi anak dibandingkan hanya mengandalkan penggunaan masker.
Apabila anak terpaksa harus keluar rumah, orang tua dianjurkan menggunakan masker yang sesuai dengan ukuran anak dan menutup area hidung serta mulut dengan rapat.
“Penggunaan masker tetap merupakan perlindungan tambahan sehingga anak sebaiknya tetap tidak berada di lingkungan yang terpapar abu vulkanik, tetapi jika terpaksa keluar rumah anak-anak wajib menggunakan masker yang sesuai dengan ukuran anak yang menutup hidung dan mulut,” ujar dr. Ardi Santosa.
Perlindungan juga perlu diberikan pada mata dengan menggunakan kacamata yang tertutup untuk mengurangi risiko masuknya partikel abu vulkanik.
Jika mata terkena abu, anak diimbau tidak menguceknya dan segera membilas mata menggunakan air bersih.
Selain mata, kulit anak juga perlu mendapatkan perlindungan dengan mengenakan pakaian yang menutupi tubuh secara lebih menyeluruh.
Orang tua dapat memberikan perlindungan dengan memakaikan kaos atau pakaian berlengan panjang serta celana panjang kepada anak.
Selain itu masyarakat disarankan untuk menutup sumur, bak, maupun tempat penampungan air agar tidak terkena abu vulkanik.
Air yang telah terkena abu vulkanik sebaiknya tidak digunakan untuk menyiapkan makanan maupun minuman guna menjaga kebersihan dan keamanan konsumsi.
Dokter Ardi Santosa kembali menekankan bahwa masker bukan merupakan perlindungan utama ketika anak menghadapi hujan abu vulkanik.
Menurutnya, langkah terpenting adalah menghindari paparan, sementara penggunaan masker, perlindungan mata, kulit, serta air bersih menjadi upaya tambahan untuk menjaga kesehatan anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....