Begini Cara Mencegah Penuaan Dini akibat Paparan Sinar Matahari

  • 12 Sep 2026 21:16 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat indeks sinar UV di Indonesia kerap mencapai puncaknya pada pukul 12.00 hingga 15.00 waktu setempat, dengan kategori bahaya hingga ekstrem. Pada rentang jam tersebut, radiasi UVA dan UVB berada pada tingkat paling tinggi dan dapat menembus lapisan kulit lebih dalam. Paparan berlebihan tidak hanya menyebabkan kulit terbakar (sunburn), tetapi juga memicu penuaan dini, hiperpigmentasi, bahkan meningkatkan risiko kanker kulit. Oleh karena itu, perawatan kulit saat cuaca panas harus dilakukan secara komprehensif, baik dari perlindungan eksternal maupun asupan internal.

1. Perlindungan Eksternal: Benteng Pertama Melawan Sinar UV Gunakan Sunscreen dengan SPF Minimal 30

Pilih tabir surya dengan kandungan SPF minimal 30 dan berlabel broad-spectrum untuk melindungi kulit dari radiasi UVA dan UVB. Oleskan sunscreen 15–20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan agar meresap sempurna. Reapply Sunscreen Setiap 2 Jam. Banyak yang mengabaikan bahwa lapisan tabir surya tidak bertahan sepanjang hari. Efektivitasnya menurun akibat keringat, minyak alami, atau gesekan. Lakukan aplikasi ulang setiap 2 jam sekali, atau maksimal 3 jam sekali, untuk memastikan perlindungan tetap optimal.

2. Jaga Kelembapan dan Hidrasi Kulit

Cuaca panas membuat tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat. Jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, kulit akan menjadi kering, kusam, dan rentan iritasi. Minum Air Putih Cukup Kebutuhan cairan minimal adalah 1,5 liter per hari atau setara 8 gelas. Namun, pada cuaca sangat panas, dianjurkan minum secara teratur 2 gelas setiap jam untuk mencegah dehidrasi. Rutin Gunakan Pelembap. Aplikasikan pelembap setidaknya dua kali sehari—pagi dan malam sebelum tidur.

Produk perawatan kulit dengan kadar alkohol tinggi seperti ethanol dapat menarik minyak alami kulit dan menyebabkan apoptosis (kematian sel kulit sehat). Akibatnya, kulit menjadi semakin kering, keriput, kendur, dan rentan peradangan.

3. Perlindungan dari Dalam: Nutrisi untuk Kulit Sehat Perlindungan kulit tidak hanya datang dari luar. Asupan nutrisi yang tepat dapat memberikan perlindungan internal terhadap radikal bebas akibat sinar UV.

Beberapa makanan kaya antioksidan dapat menjadi "tabir surya alami" dari dalam, antara lain:

  1. Teh hijau – mengandung katekin (antioksidan jangka panjang) dan asam tannic yang menenangkan kulit terbakar.
  2. Kunyit – kaya antioksidan dan senyawa anti-inflamasi untuk meredakan sunburn.
  3. Ubi – sumber beta-karoten yang mencegah kerusakan sel kulit
  4. Ikan salmon & tuna – mengandung omega-3 yang mencegah penuaan dini dan menurunkan risiko kanker kulit.
  5. Kacang-kacangan & biji-bijian – sumber omega-3 dan vitamin E.
  6. Asparagus – tinggi vitamin E dan antioksidan untuk menangkal radikal bebas.
  7. Vitamin B12 – mengatur pigmen kulit dan mencegah hiperpigmentasi. Dapat diperoleh dari daging merah, hati sapi, susu, dan telur.
  8. Asam folat – membantu perbaikan lapisan kulit melalui produksi sel darah merah. Sumbernya: sayuran hijau dan kacang-kacangan.




google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....