Asam Urat Bukan Lagi Penyakit Lansia, Anak Muda juga Berisiko
- 31 Jul 2026 06:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Asam urat bukan hanya penyakit yang menyerang lansia, tetapi juga dapat dialami anak muda akibat pola hidup yang kurang sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi purin, minuman manis, serta minim aktivitas fisik disebut menjadi faktor yang dapat meningkatkan kadar asam urat pada usia produktif.
Anggapan bahwa asam urat hanya dialami orang lanjut usia masih banyak dipercaya masyarakat. Padahal, kini semakin banyak orang berusia 20 hingga 30 tahun yang diketahui memiliki kadar asam urat tinggi berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.
Melalui kanal You-Tubenya, dr. Saddam Ismail mengungkap kondisi tersebut dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup yang cenderung kurang sehat. Kebiasaan sering mengonsumsi jeroan, jarang berolahraga, hingga gemar mengonsumsi minuman tinggi gula menjadi faktor yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat.
Minuman manis, terutama minuman kekinian dengan kandungan gula yang tinggi, disebut turut berkontribusi terhadap meningkatnya produksi asam urat di dalam tubuh. Karena itu, perubahan pola makan dan gaya hidup menjadi langkah awal yang penting untuk membantu mengendalikan kadar asam urat.
Untuk mengurangi risiko tersebut, dr. Saddam menyarankan untuk mulai memperbaiki gaya hidup seperti rutin berolahraga, membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kebiasaan minum air putih sekitar dua liter per hari juga dinilai dapat membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Meski demikian, menjaga kesehatan sendi dan tubuh secara menyeluruh tetap menjadi langkah utama untuk mencegah peningkatan kadar asam urat. Masyarakat, termasuk usia muda, diimbau mulai menerapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....