Dua Penyakit ini Jadi Tantangan Kesehatan di Indonesia

  • 25 Jul 2026 19:34 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Penyakit Hati Indonesia (PPHI), Andri Sanityoso menyampaikan, beban penyakit hati kronis di Indonesia masih sangat tinggi. Sehingga, ia menekankan pentingnya kolaborasi, dalam menuntaskan masalah penyakit yang satu ini.

”Kami di PPHI berkomitmen untuk mendorong kebijakan berbasis bukti,” katanya dalam konferensi pers Kongres Nasional (KONAS) dan Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN), tiga organisasi profesi kedokteran terkemuka di Indonesia di Alana Hotel and Convention Center Sleman Yogyakarta, Sabtu, 25 Juli 2026.

Kebijakan berbasis bukti mulai dari optimalisasi skrining hepatitis B pada ibu hamil, hingga pengenalan teknologi diagnostik baru seperti biomarker PIVKA-II untuk deteksi dini kanker hati. Maka, kongkres ini bisa mempercepat eliminasi hepatitis di 2030.

Pada acara yang sama, Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastriintestinal Indonesia (PEGI), Ahmad Fauzi menyoroti sisi inovasi teknologi dan prosedur invasive. Terutama dalam penanganan kanker saluran cerna dan hati.

Melalui Workshop Hands-On seperti Live Demonstration Microwave Ablation dan Simulation Based Mastery Learning on Polypectomy, pihaknya membekali para peserta dengan keterampilan teknis terkini. Ini bagian dari upaya meningkatkan angka deteksi dini.

”Dan menurunkan angka kematian akibat kanker kolorektal yang masih tinggi di Indonesia,” ucapnya. ”Saat ini IDEN/KGERF Research Grant diterima untuk penelitian skrining kanker kolorektal.”

Ketua Panitia Pelaksana KONAS & PIN PPHI-PGI-PEGI Yogyakarta 2026, Putut Bayupurnama menyatakan, konferensi ini dirancang sebagai forum komprehensif. Yaitu untuk membahas isu-isu ilmiah terkini, tetapi juga kebijakan kesehatan nasional.

”Kami menghadirkan lebih dari 20 sesi ilmiah, termasuk workshop berbasis simulasi mutakhir dan demonstrasi prosedur intervensi langsung,” katanya. ”Agar setiap peserta, baik dokter spesialis maupun umum, mendapat pengetahuan terbaru yang dapat diaplikasikan langsung.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....