Posisi Duduk Ergonomis Cegah Nyeri dan Tingkatkan Produktivitas
- 18 Jun 2026 08:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Di era modern, aktivitas bekerja maupun belajar kini banyak dilakukan dalam posisi duduk selama berjam-jam. Namun, kebiasaan duduk dalam waktu lama dengan postur yang kurang tepat dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari nyeri punggung, leher tegang, hingga kelelahan otot. Kondisi ini membuat penerapan prinsip ergonomi menjadi semakin penting dalam kehidupan sehari-hari.
Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari cara menyesuaikan lingkungan kerja dengan kebutuhan manusia agar aktivitas dapat dilakukan secara aman, nyaman, dan efisien. Penerapan ergonomi tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan, tetapi juga membantu mencegah berbagai gangguan muskuloskeletal yang sering dialami pekerja kantoran maupun pelajar.
Pakar ergonomi Alan Hedge menjelaskan bahwa lingkungan kerja yang dirancang sesuai kebutuhan tubuh manusia dapat mengurangi risiko cedera akibat aktivitas berulang maupun posisi tubuh yang kurang ideal. “Ergonomi bertujuan menyesuaikan lingkungan kerja dengan kebutuhan manusia agar aktivitas dapat dilakukan secara nyaman dan aman,” ujarnya.
Salah satu aspek penting dalam penerapan ergonomi adalah pemilihan kursi. Kursi yang ergonomis sebaiknya memiliki sandaran yang mengikuti lekuk alami tulang belakang, tinggi yang dapat disesuaikan, serta penyangga lengan untuk membantu mengurangi ketegangan pada bahu dan leher. Dengan dukungan yang tepat, tubuh dapat mempertahankan postur duduk yang lebih sehat dalam waktu yang lama.
| Baca juga: Sakit Punggung Bukan Hanya Milik Lansia |
Selain kursi, posisi kaki juga perlu diperhatikan. Kaki dianjurkan menapak rata di lantai agar beban tubuh terdistribusi dengan baik. Jika tinggi kursi membuat kaki tidak dapat menyentuh lantai secara sempurna, penggunaan pijakan kaki dapat menjadi solusi untuk menjaga kenyamanan dan stabilitas tubuh saat duduk.
Pengaturan layar komputer juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Jarak pandang yang ideal berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter dari mata, sementara bagian atas layar sebaiknya sejajar atau sedikit lebih rendah dari tinggi mata. “Pengaturan posisi layar yang tepat dapat membantu mengurangi ketegangan pada leher dan mata selama bekerja,” ucapnya.
Penerapan prinsip ergonomi dalam memilih kursi dan mengatur posisi duduk dinilai mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan. Selain meminimalkan risiko gangguan kesehatan, kebiasaan ini juga dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, terutama bagi mereka yang sehari-hari banyak beraktivitas di depan komputer. Para ahli menilai langkah sederhana tersebut merupakan investasi penting untuk menjaga kualitas hidup di tengah tuntutan aktivitas modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....