Jangan Anggap Remeh, Ini Bahaya Kebiasaan Menahan Buang Air Besar
- 28 Mei 2026 22:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kebiasaan menahan buang air besar saat terjebak macet atau di tengah rapat penting mungkin terasa wajar. Sesekali memang tidak bisa dihindari. Namun jika dilakukan setiap hari dan secara sengaja, kebiasaan ini bisa memicu bencana besar bagi tubuh.
Melalui kanal YouTube-nya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa system pencernaan manusia bekerja seperti pabrik pengolahan. Usus memisahkan nutrisi dari sisa makanan yang sudah menjadi sampah. Membiarkan sampah ini menumpuk di dalam perut adalah kesalahan besar yang dampaknya bisa sangat serius secara medis.
Berikut Akibat Sering Menahan Buang Air Besar:
Kotoran Menjadi Keras dan Kering
Usus besar memiliki tugas menyerap air dari sisa makanan. Saat usus menahan buang air besar, kotoran tertahan terlalu lama di dalam rektrum dan usus besar terus – menerus menyerap air dari kotoran tersebut.
Proses penyerapan ini membuat kotoran berubah menjadi sangat kering, padat, dan mengeras seperti batu. Kondisi ini dikenal sebagai sembelit atau konstipasi. Akibatnya, seseorang akan merasa sangat kesulitan dan kesakitan saat akhirnya pergi ke toilet.
Pembuluh Darah Anus Bengkak (Wasir atau Ambeyen)
Kotoran yang sudah mengeras memaksa seseorang mengejan sangat kuat saat di toilet. Tekanan yang sangat besar ini bisa membuat pembuluh darah di sekitar anus membengkak. Kondisi ini dikenal sebagai wasir atau ambeyen.
Benjolan wasir terasa sangat nyeri, bahkan saat duduk sekalipun. Benjolan ini juga mudah pecah saat bergesekan dengan kotoran yang keras, sehingga bisa mengeluarkan tetesan darah segar.
Robeknya Kulit Area Dubur
Feses yang membesar dan mengeras memaksa lubang anus terbuka lebih lebar dari ukuran normalnya. Gesekan paksa ini dapat langsung merobek kulit anus atau minimal dapat menyebabkan lecet.
Luka ini menimbulkan rasa perih yang bisa bertahan berjam – jam setelah selesai buang air besar. Luka terbuka tersebut juga sangat rawa terinfeksi bakteri dari kotoran itu sendiri.
Penyumbatan Usus Secara Total
Kebiasaan menahan buang air besar dalam jangka waktu lama dapat memicu kondisi impaksi feses, yaitu tumpukan kotoran keras yang menyumbat saluran usus secara total. Kotoran terjebak dan tidak bisa keluar sama sekali meski sudah mengejan keras.
Kondisi ini membuat perut bengkak, keram hebat, mual, dan terus – menerus muntah sehingga dokter biasanya harus melakukan tindakan medis atau operasi untuk mengeluarkan feses yang mengeras tersebut.
Kehilangan Sesitivitas Saraf di Rektum
Ujung rektum memiliki saraf yang sangat peka, bertugas mengirim sinyal ketika feses sudah siap keluar. Saat sinyal ini terus – menerus diabaikan, lama – lama saraf tersebut menjadi kebal dan mati rasa. Otot pendorong di sekitar usus pun melemah, hingga tubuh kehilangan kemampuan mendeteksi keberadaan feses. Akibatnya, buang air besar bisa terjadi dengan sendirinya tanpa di sadari, kondisi yang tentu sangat tidak nyaman, terutama jika terjadi di depan umum.
Jika sudah terasa ingin buang air besar, carilah tempat yang memungkinkan dan jangan tahan terlalu lama. Perbanyak minum air putih, konsumsi sayur dan buah – buahan agar feses tetap lunak dan proses buang air besar berjalan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....