Sakit Punggung Bukan Hanya Milik Lansia
- 26 Apr 2026 16:51 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Nyeri punggung bawah (Low Back Pain) di antara sudut iga paling bawah sampai tulang ekor. Bisa terjadi tiba-tiba, atau bisa juga perlahan, terasa datang dan pergi secara bertahap dari waktu ke waktu.
Dewasa ini, nyeri pungung tidak hanya menyerang lansia tetapi juga anak muda usia 20-30an tahun. Kebiasaan duduk membungkuk, terlalu lama menatap layar gadget, atau pekerja kantoran yang fokus menatap layar monitor berjam-jam menjadi salah satu penyebabnya.
“Pekerja kantoran nine to five berisiko mengalami nyeri punggung. Lakukan peregangan secara berkala dan olahraga. Apapun bagus seperti nge-gym, pilatesatau berenang yang baik untuk semua usia,” ucap dr. Muhamad Afrizal Farkhan, Sp.OT, Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi RS UGM pada perbincangan dengan RRI dalam acara Ngobras Selasa, 21 April 2026.

“Berenang membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke bagian punggung, cocok untuk yang memiliki nyeri tulang belakang dan ingin memulihkan serta meningkatkan kekuatan. Bila memilih nge-gym maka pilih alat-alat yang sesuai,” kata dokter yang juga berpraktek di RS Happy Land Medical Centre dan RS Hermina ini.
Sesi interaktif diikuti pendengar dengan antusias salah satunya saudara Beny di Gandaria yang mengalami lumpuh kaki dan dianjurkan operasi. Tetapi faktor usia 74 tahun menjadi keraguan pihak keluarga. “Tentu dokter orthopedi saat akan melakukan tindakan operasi tidak bekerja sendiri. Bila pasien yang akan operasi kadar koleterol mencapai 400 mg/dL sangat tinggi dan harus dikonsultasika dengan dokter spesialis penyakit dalam. Demikian juga bila tensi hingga 170 harus diturnkan dulu,” kata dokter Afri, sapaan akrabnya.
Melalui live chat @rrijogjaofficial, salah satu pemain bola @rosihan menanyakan apakah sakit punggung bisa disebabkan karena cedera ketika sepak bola walau sudah lama. Dokter Afri mengungkapkan walau sudah lama masih bisa kambuh yang disebut nyeri punggung kronis atau kambuhan, di mana cedera masa lalu menyebabkan masalah struktural atau kelemahan otot yang bertahan dalam jangka Panjang.
Tentu penting berinvestasi tulang yang sehat sejak dini. Membiasakan duduk tegak, mengambil barang jatuh dengan posisi jongkok terlebih dahulu serta berolahraga yang sesuai, akan terhindar dari risiko nyeri tulang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....