Penyakit Mata Lansia Perlu Diwaspadai sejak Dini
- 01 Apr 2026 05:07 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Program siaran “Jangan Galau Malam-Malam (Jaga Malam)” dalam segmen Komunitalks yang disiarkan melalui Pro 2 RRI Yogyakarta 102.5 FM mengangkat topik kesehatan bertajuk penyakit mata pada lansia. Acara yang berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 tersebut menghadirkan narasumber dr. Widyandana, MHPE, Ph.D, Sp.M (K) yang memberikan edukasi penting terkait gangguan penglihatan di usia lanjut.
Dalam pemaparannya, dr. Widyandana, MHPE, Ph.D, Sp.M (K) menjelaskan bahwa terdapat beberapa jenis penyakit mata yang umum dialami lansia, di antaranya katarak, glaukoma, degenerasi makula, retinopati diabetik, dan presbiopia. “Jenis penyakit mata pada lansia meliputi katarak yang ditandai lensa mata keruh, hingga presbiopia yang menyebabkan kesulitan melihat dekat akibat proses penuaan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa katarak menjadi salah satu gangguan yang paling sering ditemukan. Gejalanya meliputi penglihatan kabur, silau saat melihat cahaya terang, hingga kesulitan membedakan warna. Penanganan katarak dapat dilakukan melalui operasi penggantian lensa mata yang keruh dengan lensa buatan. “Operasi katarak tergolong aman dan efektif untuk mengembalikan kualitas penglihatan pasien,” katanya.
Selain itu, glaukoma juga menjadi ancaman serius karena dapat merusak saraf optik akibat tekanan bola mata yang tinggi. Pencegahannya dilakukan dengan pemeriksaan tekanan mata secara rutin, menjaga tekanan darah, serta menghindari kebiasaan merokok. “Deteksi dini sangat penting karena kerusakan akibat glaukoma bersifat permanen,” ucapnya.
Penyakit lain yang tak kalah berbahaya adalah degenerasi makula yang menyerang bagian tengah retina. Kondisi ini menyebabkan penglihatan kabur di bagian tengah, garis lurus terlihat bengkok, serta kesulitan mengenali wajah. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan, seperti sayuran dan ikan, serta melindungi mata dari paparan sinar Ultraviolet (UV).
Lebih lanjut, retinopati diabetik disebut sebagai komplikasi serius akibat diabetes yang dapat berujung pada kebutaan. Oleh karena itu, pengendalian kadar gula darah menjadi kunci utama pencegahan. Sementara itu, presbiopia yang umum terjadi pada lansia dapat diatasi dengan penggunaan kacamata baca, lensa multifokal, atau tindakan medis seperti operasi laser.
Sebagai penutup, dr. Widyandana menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini, terutama bagi mereka yang berusia di atas 60 tahun. Faktor risiko seperti riwayat keluarga, hipertensi, kebiasaan merokok, dan paparan sinar UV perlu diwaspadai. Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksakan mata serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang guna menjaga fungsi penglihatan tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....