Cara Benar Gunakan Smartwatch, Ini Penjelasannya

  • 21 Jan 2026 11:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tren olahraga lari, saat ini semakin populer di masyarakat. Hal tersebut, mendorong meningkatnya penggunaan smartwatch, atau jam tangan pintar yang bisa dijadikan alat pemantau kesehatan pemakainya.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY, Muhammad Ariffudin mengingatkan, agar smartwatch dimanfaatkan sebagai alat kesehatan. Agar, penggunaannya sesuai peruntukan, bukan sekedar penunjang gaya hidup.

Pemantau denyut jantung, menjadi fitur paling krusial dalam smartwatch. Jika dibandingkan fitur lainnya yang sering kali tidak sepenuhnya akurat.

”Jadi bukan sekedar mengukur jarak atau kecepatan, saat melakukan lari, ” ucapnya, Rabu 21 Januari 2026. ”Karena, denyut jantung dapat menjadi indikator kesiapan tubuh, sebelum kita melakukan aktivitas inti saat berolahraga.”

Meski tren penggunaan smartwatch semakin popular, namun Ariffudin menyoroti kebiasaan buruk pelari pemula. Mereka sering memaksa tubuh demi mengejar target tertentu, yang tentu saja bisa menyebabkan kondisi fatal.

”Jangan dipaksa, karena ada resiko serius,” ujarnya. ”Bisa terjadi gangguan jantung, peradangan, kelelahan berlebih, hingga cedera serius pada otot dan sendi.”

Namun, Muhammad Ariffudin juga berharap, masyarakat tidak tergantung pada teknologi saat berolahraga. Sebab, kuncinya ada pada kesadaran diri.

”Olahraga perlu dilatih secara bertahap, dan yang terpenting tidak berlebihan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....