Tim UGM Kembangkan Alat Pakan Ikan Otomatis Panel Surya di Sleman

  • 18 Agt 2026 14:13 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan inovasi tepat guna melalui pengembangan prototipe Smart Feeding Automatic System berbasis Internet of Things (IoT) dengan daya panel surya di Jongke, Sleman. Inovasi ini dikembangkan melalui program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendukung produktivitas budidaya ikan dan ketahanan pangan lokal.

Perangkat alat pakan (feeder) IoT tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin antara Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM dengan Departemen Ilmu Bedah dan Radiologi Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Alat ini menjadi solusi modern menggantikan metode penaburan pakan manual yang diterapkan oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Talok.

Smart Feeding Berbasis IoT dengan Panel Surya (Foto: Tim Pengabdian)

Selain memastikan pakan terbagi secara otomatis dan terjadwal, alat ini menghemat energi listrik karena memanfaatkan potensi sinar matahari melalui panel surya. Ketepatan waktu dan takaran pakan dinilai efektif mencegah pemborosan pakan (overfeeding) sekaligus memodernisasi pengelolaan perikanan air tawar.

Tak hanya menyerahkan perangkat teknis, tim pengabdian UGM memberikan pendampingan serta edukasi intensif terkait pengoperasian feeder, pengaturan jadwal pakan, hingga pemantauan kondisi budidaya agar teknologi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ketua Tim Pengabdian UGM Atikah Surriani menegaskan pentingnya riset perguruan tinggi yang memberikan dampak langsung di lapangan.

"Kami ingin teknologi yang dikembangkan tidak berhenti pada tahap inovasi, tetapi benar-benar dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui feeder otomatis berbasis IoT, pemberian pakan dilakukan lebih terjadwal dan efisien," ujarnya.

User Interface Dashboard.(Foto:Tim Pengabdian)

Senada dengan hal tersebut, anggota tim pengabdian Artina Prastiwi menekankan pentingnya presisi pakan terhadap kesehatan dan keberhasilan budidaya ikan.

"Pemberian pakan yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan sangat penting dalam budidaya ikan. Dengan feeder otomatis, masyarakat terbantu mengatur jadwal pemberian pakan secara konsisten sehingga mengurangi pemborosan dan mengoptimalkan hasil budidaya," katanya saat memberikan keterangan, Selasa, 18 Agustus 2026.

Artina menambahkan, integrasi keilmuan teknologi dan kedokteran hewan ini menjadi sarana nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mentransfer ilmu pengetahuan demi pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....