Studi: Waktu Online Berlebih Picu Stres

  • 05 Agt 2026 13:39 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Terlalu lama menghabiskan waktu di internet berpotensi memperburuk suasana hati dan meningkatkan stres. Temuan itu terungkap dalam penelitian terbaru terhadap ratusan responden dewasa.

Penelitian dilakukan oleh tim dari University of Duisburg-Essen, Jerman. Hasil riset dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLOS One.

Peneliti melibatkan sekitar 900 orang dewasa di Jerman sepanjang 2025. Mereka diamati selama dua pekan melalui laporan aktivitas internet dan kondisi emosional harian.

Hasilnya menunjukkan pengguna dengan pola internet bermasalah lebih sering mengalami stres. Mereka juga cenderung mengabaikan aktivitas penting di kehidupan sehari-hari.

Penelitian menemukan dorongan sesaat untuk membuka internet menjadi pemicu utama. Faktor itu dinilai lebih berpengaruh dibanding suasana hati atau tingkat stres.

Salah satu penulis penelitian, Andreas Oelker, menegaskan pentingnya mengendalikan dorongan tersebut. "Dorongan sesaat untuk online sangat menentukan perilaku penggunaan internet," katanya.

Peneliti menjelaskan internet tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan mental. Penggunaan yang seimbang tetap dapat memberi hiburan dan mengurangi tekanan.

Mereka mengingatkan masyarakat menjaga keseimbangan aktivitas digital dan kehidupan nyata. Olahraga, bersosialisasi, serta kegiatan luar ruangan dinilai tetap penting untuk kesejahteraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....