Maknai Kemerdekaan di Era Digital, Stevanus Dorong Generasi Muda Kuasai AI

  • 05 Agt 2026 06:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Memasuki peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, makna kemerdekaan dinilai telah mengalami perubahan seiring pesatnya perkembangan teknologi digital. Jika dahulu perjuangan identik dengan mempertahankan batas wilayah negara, kini tantangan baru hadir di ruang siber yang menuntut kemandirian bangsa dalam menguasai teknologi.

Anggota DPRD DIY, Dr. Raden Stevanus Christian Handoko, S.Kom., M.M., menilai kemerdekaan pada era digital tidak lagi hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan secara fisik. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kemampuan bangsa menguasai, mengelola, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

"Perjuangan menjaga kedaulatan hari ini tidak lagi hanya berada di perbatasan wilayah, tetapi juga di ruang digital. Kemerdekaan harus dimaknai sebagai kemandirian dalam menguasai, mengelola, dan memanfaatkan teknologi secara bijak," katanya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Menurut Stevanus, konsep digital sovereignty atau kedaulatan digital menjadi fondasi penting agar Indonesia memiliki daya saing sekaligus posisi tawar yang kuat di tengah persaingan global yang semakin kompetitif. Ia menegaskan, generasi muda Indonesia khususnya DIY tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi atau bahkan sekadar pasar bagi produk digital dari negara lain.

"Kita tidak boleh puas hanya menjadi penonton. Anak-anak muda Indonesia harus menjadi pelaku utama yang menciptakan inovasi, membangun teknologi, dan memberikan solusi bagi masyarakat," ujarnya.

Dr. Raden Stevanus mengatakan, kemerdekaan yang sesungguhnya di era digital adalah ketika generasi muda memiliki kebebasan untuk berpikir kritis, menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab, berinovasi, sekaligus mampu melindungi data dan identitas bangsa di ruang siber.

Indonesia, lanjut Stevanus, sedang menikmati bonus demografi yang menjadi peluang besar untuk mempercepat kemajuan bangsa. Dominasi penduduk usia produktif merupakan momentum yang tidak akan terulang sehingga harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Apabila anak muda mampu menguasai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), menguasai Cognitive & Critical Thinking Skills, menguasi Keterampilan Interpersonal, menguasai ekonomi kreatif digital, Etika & Kearifan Lokal, hingga keamanan siber, saya optimistis Indonesia dapat melompat menjadi salah satu kekuatan besar di dunia," ucapnya.

Stevanus mengharapkan, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai penggerak ekosistem digital nasional. Menurutnya, ruang digital harus diisi dengan inovasi, kolaborasi, dan narasi positif yang memperkuat persatuan bangsa.

"Media sosial dan ruang digital seharusnya menjadi tempat lahirnya solusi, bukan dipenuhi hoaks, ujaran kebencian, atau konflik yang memecah belah. Anak-anak muda memiliki peran strategis untuk menghadirkan konten yang produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat," ucapnya, menambahkan.

Dr. Raden Stevanus juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dengan karakter serta budaya bangsa. Ia menilai Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki modal yang kuat karena mampu memadukan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kearifan lokal.

"Anak muda DIY memiliki keunggulan komparatif yang luar biasa. Mereka memiliki pola pikir global, mampu bersaing secara teknis di tingkat internasional, tetapi tetap berpijak pada budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas bangsa," katanya, mengungkapkan.

Menurut Dr. Raden Stevanus, perpaduan antara penguasaan teknologi dan etika budaya akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi era transformasi digital.

"Dengan kecanggihan teknologi yang dibarengi karakter, integritas, dan nilai budaya, saya optimistis generasi muda DIY akan menjadi motor penggerak transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....