Pakar UGM Dorong Inovasi Hijauan Pakan Demi Peternakan Mandiri
- 04 Agt 2026 16:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman – Guru Besar Fakultas Peternakan UGM Prof Nafiatul Umami menyebut tantangan terbesar pengembangan peternakan di Indonesia bukan hanya peningkatan populasi ternak, melainkan juga kemampuan menyediakan pakan berkualitas secara mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, inovasi hijauan pakan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem peternakan yang efisien sekaligus berdaya saing.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam riset bertajuk "Pengembangan Hijauan Pakan Unggul untuk Mewujudkan Kemandirian Pakan dan Peternakan Berkelanjutan" yang diselenggarakan Universitas Halu Oleo di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat, 31 Juli 2026. Ia hadir sebagai narasumber utama yang membagikan hasil riset serta inovasi pengembangan hijauan pakan kepada peternak dan akademisi dari berbagai daerah.
"Ketersediaan hijauan pakan yang berkualitas, berkesinambungan, dan sesuai kebutuhan nutrisi ternak sangat menentukan keberhasilan usaha peternakan. Pengembangan tanaman pakan unggul yang adaptif terhadap kondisi lingkungan perlu terus diperluas agar peternak mampu memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri," katanya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis potensi sumber daya lokal menjadi strategi relevan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan dari luar daerah sekaligus menekan biaya produksi peternakan.
Melalui kegiatan pengabdian ini, Fakultas Peternakan UGM mendorong penerapan teknologi budi daya hijauan pakan yang telah dikembangkan melalui berbagai penelitian agar dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Transfer ilmu tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus memperkuat ketahanan usaha peternakan rakyat.
Partisipasi Fakultas Peternakan UGM dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen fakultas dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya hilirisasi hasil penelitian melalui pengabdian kepada masyarakat.
Berbagai inovasi di bidang nutrisi dan hijauan pakan yang selama ini dikembangkan di lingkungan Fakultas Peternakan UGM terus didorong agar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan peternakan di berbagai wilayah Indonesia. Selain menghadirkan Fakultas Peternakan UGM, kegiatan kolaborasi nasional ini juga melibatkan pakar dari Fakultas Peternakan Universitas Jambi dan Universitas Mulawarman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....