UIN Sunan Kalijaga Lepas 3.725 Mahasiswa KKN di Berbagai Daerah dan Luar Negeri

  • 08 Jul 2026 15:57 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melepas 3.725 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 120, Selasa, 7 Juli 2026. Mengusung tema "Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Pengabdian untuk Pembangunan Berkelanjutan", para mahasiswa akan menjalankan pengabdian selama 45 hari di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdul Qoyum, mengatakan KKN tahun ini tidak hanya dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, tetapi juga di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. Menurutnya, program tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman lintas budaya sekaligus memperkuat jejaring pengabdian global.

Di dalam negeri, sebanyak 1.972 mahasiswa yang tergabung dalam 91 kelompok diterjunkan ke 20 kabupaten di luar DIY, sedangkan 1.634 mahasiswa dalam 158 kelompok melaksanakan KKN di 27 kalurahan di DIY. Tak hanya itu, cakupan program ini juga menjangkau sejumlah daerah di luar Jawa seperti Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur, Bireuen Aceh, Karangasem Bali, Morotai Maluku Utara, dan Sintang Kalimantan Barat.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Abdur Rozaki, menegaskan KKN merupakan laboratorium kehidupan yang mengajarkan mahasiswa memahami kondisi masyarakat, melatih kepemimpinan, serta membangun semangat gotong royong.

“KKN bukan sekadar dating ke desa, tetapi kesempatan untuk mengenal Indonesia. Jangan menjadi beban bagi masyarakat, tetapi kenali kehidupan mereka dan ikut membangun masyarakat sesuai dengan asset yang mereka miliki,” katanya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menegaskan bahwa semangat “Pengabdian Nyata, Inovasi Berkelanjutan” mengajak mahasiswa menghadirkan ilmu pengetahuan melalui aksi nyata yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga integritas, etika, dan nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

“Jadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus ruang untuk menghadirkan aksi nyata,” ucapnya.

Mahasiswa KKN diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro', yang berharap mereka mampu berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal. UIN Sunan Kalijaga juga memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh peserta KKN melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Saya berharap mahasiswa tidak sekadar datang dan menyelesaikan program, tetapi mampu membangun kolaborasi bersama masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang telah dimiliki setiap desa,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....