Antusiasme Tinggi, UIN Sunan Kalijaga Pastikan Seleksi Kedokteran Profesional

  • 04 Jul 2026 09:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tingginya minat calon mahasiswa baru terhadap Program Studi Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta terlihat dari antusiasme pendaftar pada Jalur Mandiri Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027. Menyikapi hal tersebut, UIN Sunan Kalijaga menegaskan proses seleksi dilakukan secara profesional dan sesuai standar yang berlaku.

Seleksi tahap awal berupa Computer Based Test (CBT) dilaksanakan pada 1–2 Juli 2026 di Laboratorium Komputer Fakultas Kedokteran dan Gedung Rektorat Lama. Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga sendiri baru memperoleh izin operasional pada Mei 2026 dan diresmikan oleh Menteri Agama pada Juni 2026.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, mengatakan proses penerimaan mahasiswa baru dirancang untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki kompetensi sesuai standar pendidikan kedokteran. Proses penerimaan mahasiswa pun dilaksanakan mengikuti seluruh standar yang dipersyaratkan oleh lembaga berwenang agar mampu menjaring calon mahasiswa terbaik.

"Kami akan memastikan seluruh proses berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku untuk mendapatkan calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi kualifikasi," ujarnya.

Menurut Noorhaidi, kemampuan akademik bukan satu-satunya aspek yang menjadi penilaian. Pendidikan kedokteran juga menuntut kesiapan mental dan psikologis sehingga proses seleksi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.

Ia menambahkan, UIN Sunan Kalijaga berkomitmen menyelenggarakan pendidikan kedokteran yang menghasilkan tenaga kesehatan profesional dengan tetap mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga UIN Sunan Kalijaga, Prof. Istiningsih, menyebut pelaksanaan seleksi ini menjadi momentum penting karena merupakan penerimaan mahasiswa pertama sejak Program Studi Kedokteran resmi dibuka.

"Ini adalah hari yang sangat monumental bagi UIN Sunan Kalijaga, khususnya Program Studi Kedokteran. Untuk pertama kalinya kami melaksanakan seleksi calon mahasiswa baru setelah terbitnya izin pembukaan program studi pada bulan Mei," katanya.

Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan lolos CBT masih harus mengikuti tahapan seleksi berikutnya, meliputi tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, wawancara bersama calon dosen pembimbing akademik, orang tua atau wali, serta pimpinan universitas. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk menilai kesiapan akademik, kondisi psikologis, motivasi belajar, hingga dukungan keluarga terhadap proses pendidikan calon mahasiswa.

Menurut Istiningsih, proses seleksi juga mempertimbangkan masukan dari Rumah Sakit Pendidikan Utama UIN Sunan Kalijaga, RSST dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, agar mahasiswa yang diterima memiliki peluang besar menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan hingga menjadi dokter.

Melalui seleksi perdana ini, UIN Sunan Kalijaga berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga integritas, kepedulian terhadap kemanusiaan, serta kesiapan menjalani pendidikan kedokteran secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....