Partikel Mikroplastik Menyebabkan Berbagai Gangguan Kesehatan pada Ternak
- 04 Jun 2026 17:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Partikel mikroplastik yang masuk ke tubuh ternak diketahui dapat memicu stres oksidatif, merusak saluran pencernaan, mengganggu penyerapan nutrisi, hingga menurunkan performa pertumbuhan ternak. Selain berdampak pada kesehatan hewan, kondisi ini juga berpotensi membahayakan manusia melalui transfer trofik ketika produk ternak dikonsumsi.
“Sebagai upaya mitigasi, Tim Chromozorb mengembangkan inovasi feed additive alami berbasis nanopartikel daun kirinyuh (Chromolaena odorata). Produk ini dirancang memiliki mekanisme kerja ganda, yakni sebagai adsorben alami untuk mengikat mikroplastik di saluran pencernaan sekaligus sebagai sumber senyawa antioksidan alami,” ujar Mahasiswa Fakultas Peternakan UGM Fauzan Akbar Nugroho dalam keterangan tertulisnya Kamis, 4 Juni 2026.
Ia melakukan riset ini bersama dengan Dhiaz Larasati dari Fakultas Peternakan, Dimas Jati dari Sekolah Vokasi, Muhammad Fazli dari Fakultas Biologi, serta Nabilla Saver dari Fakultas Farmasi. Hasil penelitiannya pun disajikan dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE).
Ukuran partikel berskala nano pada produk memungkinkan peningkatan luas permukaan sehingga mampu mengikat mikroplastik secara lebih efektif dan membantu proses ekskresi melalui feses. Selain itu, kandungan flavonoid dan senyawa fenolik pada daun kirinyuh berperan dalam menekan stres oksidatif serta membantu menjaga kesehatan jaringan usus ternak.
Melalui pendanaan PKM ini, riset yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah inovatif dalam mendukung keamanan pangan dan produktivitas peternakan berkelanjutan. Kolaborasi lintas bidang ilmu yang dilakukan juga menunjukkan kontribusi nyata mahasiswa UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.
Hasil riset mereka termasuk satu dari sekian proposal yang berhasil didanai dalam Program Kreativitas Mahasiswa tahun ini. Tercatat ada 56 proposal dari UGM yang meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional ini.
Dengan capaian ini UGM berhasil meraih peringkat pertama sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal didanai terbanyak. Di bawahnya ada Universitas Hasanuddin (UNHAS) dengan 50 proposal dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan 35 proposal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....