Teliti Kuda Pacu di Indonesia, Mahasiswa ini Raih Gelar Doktor

  • 11 Mei 2026 17:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Meneliti kuda pacu di Indonesia, Muhammad Danang Eko Yulianto meraih gelar doktor dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM). Ia mengangkat penelitian berjudul “Studi Genetik, Produktivitas, dan Strategi Pengembangan Hasil Grading-Up Kuda Pacu Indonesia” dan menjalani sidang disertasi pada Rabu, 6 Mei 2026 lalu.

Dalam disertasinya, Danang meneliti hubungan antara komposisi ras, variasi gen myostatin (MSTN), performa balap, morfometrik tubuh, hingga performa reproduksi kuda pacu Indonesia sebagai dasar pengembangan sistem pemuliaan yang lebih berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada 1.596 ekor kuda pacu yang terdaftar di PORDASI pada periode 2012–2023 di berbagai lintasan balap nasional di Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi darah Thoroughbred memiliki hubungan positif terhadap tinggi pundak, panjang bahu, kedalaman thoraks, bobot badan, serta peningkatan performa balap kuda pacu. Karakteristik morfometrik tersebut dinilai berpengaruh terhadap efisiensi langkah dan kemampuan locomotion kuda saat berpacu.

Selain itu, penelitian juga berhasil mengidentifikasi tiga SNP (Single Nucleotide Polymorphism) pada gen MSTN yang selama ini dikenal berperan dalam performa atletik kuda pacu. Meski demikian, polimorfisme tersebut belum menunjukkan hubungan fenotipik yang kuat terhadap kecepatan lari maupun ukuran tubuh pada populasi kuda pacu Indonesia yang diteliti.

“Pengembangan kuda pacu Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan proporsi darah Thoroughbred, tetapi juga perlu mempertimbangkan aspek adaptasi lingkungan tropis, manajemen pemeliharaan, reproduksi, hingga seleksi berbasis data genetik dan performa,” ujar Danang.

Penelitian ini pun diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pemuliaan kuda pacu nasional berbasis evidence-based breeding, termasuk pengembangan roadmap industri kuda pacu Indonesia yang lebih berkelanjutan dan kompetitif di tingkat regional maupun internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....