Sebanyak 3.725 Mahasiswa Sunan Kalijaga Siap Jalani KKN di Dalam dan Luar Negeri
- 29 Apr 2026 21:12 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Sebanyak 3.725 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler tahun ini. Ribuan mahasiswa tersebut mengikuti Pembukaan Pembekalan KKN Angkatan 120 yang digelar LPPM UIN Sunan Kalijaga di Gedung Multipurpose pada Selasa, 28 April 2026.
Di hadapan jajaran pimpinan UIN Sunan Kalijaga dan ribuan mahasiswa, Ketua LPPM menegaskan bahwa KKN bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menghadirkan kontribusi nyata. Ia berharap program ini mampu memberikan manfaat bagi mahasiswa, masyarakat, serta institusi kampus.
"Sejak tiga bulan sebelum pelaksanaan mahasiswa sudah mengetahui kelompoknya, DPL, serta lokasi KKN, sehingga bisa merumuskan program sebaik mungkin. Selain itu, kami melakukan penataan pada sistem SIA KKN serta memperluas sebaran lokasi KKN agar lebih beragam," ujarnya.
Menurutnya, peningkatan juga dilakukan pada aspek layanan dan fasilitas pendukung, termasuk penyediaan jaminan Kesehatan melalui BPJS. "Kami juga merancang sistem pembekalan yang lebih komprehensif dengan 10 kali pertemuan klasikal, agar mahasiswa benar-benar memiliki program yang matang dan siap saat diterjunkan ke lokasi KKN," katanya, menambahkan.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sunan Kalijaga, Prof Dr Abdur Rozaki, mengatakan bahwa kegiatan KKN menjadi fase penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. "KKN menjadi pintu masuk untuk mendalami khazanah kebudayaan. Kita belajar di kampus, tetapi puncak pengetahuan terjadi ketika ilmu itu bertemu dengan realitas sosial," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan nilai keislaman yang moderat dan toleran sebagai identitas UIN Sunan Kalijaga. Di tengah berbagai tantangan global, pendekatan keagamaan yang damai dan anti-kekerasan dinilai semakin relevan.
"Inovasi melalui KKN diharapkan mencerminkan nilai rahmatan lil ‘alamin. Karena itu, mahasiswa perlu mempersiapkan mental, semangat, serta menjalin kolaborasi dengan masyarakat," kata Abdur.
Di sisi lain, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Noorhaidi Hasan, mengatakan pelaksanaan KKN tahun ini sebagai bagian dari upaya pembaruan yang tengah dilakukan kampus. Ia menilai KKN kali ini memiliki nilai lebih dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, KKN tidak lagi sekadar program pengabdian, tetapi juga menjadi ruang inovasi dan pengembangan pendidikan. Ia mencontohkan beragamnya lokasi KKN sebagai laboratorium sosial yang kaya, mulai dari Bali dengan keberagamannya hingga Bengkulu yang memiliki dinamika konflik komunal.
Pelaksanaan KKN tahun ini juga menjangkau tingkat internasional. Sebanyak 20 mahasiswa akan mengikuti KKN di luar negeri, yakni di Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan, dengan masing-masing lima peserta yang dipilih melalui seleksi.
Sementara itu, untuk wilayah luar Jawa, mahasiswa akan ditempatkan di sejumlah daerah seperti Sumba Barat Daya (NTT), Bireuen (Aceh), Karangasem (Bali), Morowali (Maluku Tengah), dan Sintang (Kalimantan Barat), dengan dua kelompok di setiap wilayah. Ribuan mahasiswa lainnya tersebar di berbagai daerah di DIY maupun luar DIY. Perluasan wilayah ini menunjukkan arah baru pelaksanaan KKN yang tidak hanya berfokus pada skala lokal, tetapi juga nasional hingga global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....