Tim Dosen UAJY Lolos Hibah Bestari Saintek, Angkat Isu Pengelolaan Sungai

  • 31 Mar 2026 14:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tim dosen dari Fakultas Teknobiologi (FTb) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil memperoleh dana hibah melalui Program Hibah Penelitian Bestari Saintek yang didukung oleh Kemendikti Saintek dan LPDP. Penelitian tersebut mengusung tema “Living Lab Sungai Yogyakarta: Kolaborasi Sosioekologis untuk Pengelolaan Sungai Berkelanjutan”.

Program hibah ini diketuai oleh dosen Biologi Monika Ruwaimana dengan melibatkan tujuh anggota tim yang terdiri dari dua dosen Biologi, empat dosen Ilmu Komunikasi, dan satu Pranata Laboratorium Pendidikan FTb. Mereka di antaranya Pramana Y, Indah Murwani Yulianti, Gregoria Arum Yudarwati, Ninik Sri Rejeki, Pupung Arifin, Alexander Beny Pramudyanto, dan Vincentius Tri Setyo Budi.

Program Hibah Penelitian Bestari Saintek diikuti sekitar 2.500 tim dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 tim lolos tahap Expression of Interest (EOI), dan hanya 98 tim yang akhirnya terpilih untuk menerima pendanaan.

Monika mengatakan, program ini melibatkan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Danone Aqua, serta LSM Shind Yogyakarta. Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis data kondisi sungai sekaligus mengkaji persoalan utama yang berkaitan dengan aspek sosial masyarakat di kawasan bantaran sungai.

Ia menegaskan, fokus utama program ini bukan semata-mata membersihkan sungai, melainkan memetakan persepsi masyarakat terhadap sampah, kondisi keanekaragaman hayati sungai, serta hubungan antara lingkungan dengan kehidupan sosial masyarakat.

"Sehingga dalam tim kami tidak hanya berasal dari bidang biologi, tetapi juga melibatkan FISIP untuk melihat aspek sosial. Jika hasil penelitian menunjukkan kondisi ideal sungai, tetapi tidak diterapkan oleh masyarakat, maka hasilnya akan sia-sia," ujarnya.

Dalam proses penyusunan proposal, Monika mengungkapkan bahwa terdapat tantangan, terutama dalam penyajian visual. Tim perlu menyusun berbagai grafik agar materi lebih menarik dan mudah dipahami, termasuk untuk kebutuhan presentasi menggunakan Canva dan PowerPoint. Selain itu, tim juga diwajibkan membuat video yang menjelaskan proposal penelitian.

Lebih lanjut, Monika berharap semakin banyak dosen yang berpartisipasi dalam pengajuan proposal hibah, sehingga keterlibatan tidak hanya terbatas pada kelompok tertentu, tetapi dapat merata di lingkungan universitas.

"Universitas sebagai bagian dari masyarakat, tidak bisa hanya melakukan penelitian untuk kepentingan internal. Hasil penelitian harus dapat memberi manfaat bagi masyarakat melalui kolaborasi. Itu juga menjadi nilai tambah yang membuat institusi lebih dikenal, sekaligus memberi kepuasan karena berdampak nyata," ucapnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi sivitas akademika UAJY untuk terus berinovasi dan berkontribusi melalui penelitian yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, terutama melalui kolaborasi lintas disiplin dan kemitraan dengan berbagai pihak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....