Bangun Karakter Anak, DP3AP2KB Sleman Minta Orang Tua Perkuat 8 Fungsi Keluarga

  • 30 Jun 2026 13:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman mengajak para orang tua menerapkan delapan fungsi keluarga sebagai upaya membangun karakter anak sekaligus mencegah berbagai permasalahan remaja.

Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, dr. Novita Krisnaini, mengatakan keluarga merupakan benteng pertama dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak. Karena itu, orang tua perlu hadir tidak hanya memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memberikan pendampingan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terkait pola pengasuhan anak, di kami ada delapan fungsi keluarga yang harus diterapkan. Mulai dari fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, hingga pembinaan lingkungan,” ujar Novita.

Ia menjelaskan, penerapan delapan fungsi keluarga dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah. Pada fungsi agama, misalnya, orang tua dapat mengajak anak beribadah bersama. Sementara pada fungsi sosial budaya, keluarga mengajarkan tata krama, unggah-ungguh, dan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Novita menambahkan, fungsi cinta kasih juga tidak kalah penting. Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang hangat dengan anak melalui perhatian dan kebersamaan.

Selain itu, keluarga juga memiliki tanggung jawab memberikan perlindungan kepada anak, mengenalkan perencanaan kehidupan berkeluarga kepada remaja, serta mendorong anak aktif bersosialisasi melalui pendidikan, organisasi, maupun kegiatan sesuai minat dan bakat.

Dalam aspek ekonomi, orang tua juga diharapkan mengajarkan anak untuk hidup sederhana dan menghargai nilai uang. Sementara pada fungsi pembinaan lingkungan, keluarga dapat membiasakan anak menjaga kebersihan, memilah sampah, memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan, serta mencintai lingkungan.

“Jadi orang tua ini benar-benar hadir ya, tidak hanya berperan sebagai sebagai orang tua yang menafkahi Pendidikan dan mencukupi kebutuhan anak-anak. Tapi benar-benar hadir di situ. Hatinya ada di situ untuk anak-anak begitu,” ucapnya menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....