Sleman Siap Jadi Tuan Rumah Konferensi Pendidikan Indonesia 2026

  • 06 Jun 2026 08:20 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman akan menjadi tuan rumah dalam Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 yang digelar pada 1–2 Juli 2026 di Universitas Negeri Yogyakarta. Forum berskala nasional ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat transformasi pendidikan di Indonesia.

KPI 2026 mengusung tema Membangun Ekosistem Pendidikan untuk Masyarakat Sembada. Tema tersebut sejalan dengan upaya Kabupaten Sleman dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, sejahtera, dan memiliki kesempatan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, serta berkelanjutan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Dwi Warni Yuliastuti mengatakan konferensi ini akan diikuti lebih dari 350 peserta. Tahun ini merupakan KPI kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Jakarta.

Peserta tersebut terdiri pemerintah daerah, kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, tenaga kependidikan, komunitas pendidikan, akademisi, dunia usaha dan dunia industri, media massa, legislatif, pemerintah pusat, serta peserta terpilih Poster Gagasan Inovasi.

“Forum nasional ini bertujuan memperkuat transformasi pendidikan di Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan Pendidikan,” ucapnya dalam konferensi pers yang digelar, Kamis 4 Juni 2026.

Selain peserta undangan, KPI 2026 juga membuka kesempatan bagi peserta umum, seperti mahasiswa, pemerhati pendidikan, komunitas, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap transformasi pendidikan

Lebih lanjut, Dwi menyampaikan KPI 2026 hadir sebagai ruang bersama untuk berbagi praktik baik, mendiskusikan tantangan pendidikan, menyampaikan gagasan inovatif, serta membangun komitmen bersama dalam memperkuat transformasi pendidikan di Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring antar pemangku kepentingan, mendokumentasikan praktik baik pendidikan, melahirkan komitmen bersama, serta mendorong lahirnya rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan di daerah masing-masing,” katanya.

Melalui konferensi tersebut, ia berharap dapat menjadi ruang temu, ruang belajar, dan ruang kolaborasi bagi berbagai daerah di Indonesia. KPI 2026 juga menjadi momentum bersama untuk memperkuat pendidikan yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi anak-anak serta masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....