lewat Program KIE, DLH Sleman Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumbernya
- 23 Apr 2026 16:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman memperkuat program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) sebagai upaya menekan timbulan sampah dari sumbernya. Program ini menjadi sala satu upaya dalam menjawab persoalan sampah yang masih mendominasi isu lingkungan di Sleman.
Kepala DLH Kabupaten Sleman, Sugeng Riyanta mengatakan, program KIE dijalankan sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dengan melibatkan pendamping pengelola sampah di tingkat wilayah.
Ia menjelaskan, DLH Sleman telah mengukuhkan petugas pendamping pengelola sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan pada 11 April 2026. Kehadiran pendamping diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah tangga.
“Harapannya petugas pendamping bisa memberikan edukasi dan sosialisasi agar pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 23 April 2026.
Sugeng menambahkan, penguatan edukasi masyarakat menjadi penting mengingat volume timbulan sampah di Kabupaten Sleman mencapai sekitar 585,30 ton per hari. Sampah tersebut saat ini diolah melalui tiga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).
Tiga TPS tersebut yakni TPST Tamanmartani Kalasan, TPST Sendangsari Minggir, dan TPST Ndonokerto Turi. Meski demikian, sugeng menilai kapasitas pengolahan yang ada belum dapat dimanfaatkan secara maksimal atau sekitar sekitar 50 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....