Melalui GEMPAR, Pemkab Sleman Tingkatkan Pendapatan Pedagang Tradisional
- 26 Apr 2026 10:06 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR) sebagai upaya meningkatkan pendapatan pedagang tradisional, Jumat, 25 April 2026
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan di 34 pasar rakyat atau tradisional yang dikelola Disperindag. Dalam program ini, seluruh ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkab Sleman didorong untuk berbelanja di pasar tradisional.
“Tujuannya untuk menambah keramaian dan perputaran uang di pasar, sehingga pendapatan pedagang bisa meningkat karena dilarisi teman-teman ASN maupun non-ASN,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat, 24 April 2026.
Setiap dinas maupun perangkat desa diarahkan berbelanja secara bersama-sama berdasarkan lokasi pasar yang telah dijadwalkan pada jam kerja.
“Kami sengaja memilih waktu saat jam kerja agar terlihat pergerakan masing-masing perangkat daerah. Misalnya, Disperindag ke Pasar Prambanan, kemudian bertemu dengan instansi lain seperti PDAM dan kapanewon setempat, sehingga suasana pasar menjadi lebih ramai dari biasanya,” ucapnya menjelaskan
Bandang mengatakan program tersebut mendapat respons positif dari ASN maupun non-ASN di lingkungan Pemkab Sleman. Ia menyatakan siap mendukung kegiatan serupa untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami sepakat kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu, tetapi juga bisa dikembangkan pada peringatan lainnya, dengan melibatkan seluruh elemen di lingkungan pemerintah daerah,” katanya.
GEMPAR digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147, Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, serta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemda Sleman dalam mengoptimalkan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta mendukung kemajuan UMKM, khususnya pedagang pasar rakyat.
Melalui GEMPAR, Pemkab Sleman bersama ASN dan non-ASN mengajak masyarakat untuk turut berbelanja dan meramaikan pasar tradisional sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....