Lestarikan Budaya Lokal, Sleman Gelar Festival Langen Carita 2026
- 10 Apr 2026 18:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Sleman - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) kembali menggelar festival budaya bertajuk Langen Carita sebagai upaya pelestarian seni tradisi sekaligus penanaman nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Dinas Kebudayaan Sleman, Dekhi Nugroho menjelaskan Langen Carita merupakan sebuah pementasan cerita yang menggabungkan tarian dan tembang yang diiringi dengan seperangkat Gamelan.
“Festival Langen Cerita ini merupakan ini budaya lokal. carita berati cerita dan langen itu kesenangan. Jadi cerita yang diekspresikan dalam bentuk hiburan. Hiburan itu tidak hanya membawakan cerita tapi di dalam cerita itu kita sampaikan dengan gerak tari dan juga lagu,” ujarnya dalam konferensi yang digelar pada Kamis, 9 April 2026 di Pendopo Paku Jati, Dinas Kebudayaan Sleman.
Ia menjelaskan tema yang diangkat dalam festival ini yakni Cinta Alam dan Kesadaran Lingkungan. Peserta akan menyampaikan cerita yang berkaitan dengan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari kehidupan manusia
Festival Langen Carita tahun ini diikuti oleh lima kapanewon, yakni Gamping, Mlati, Berbah, Seyegan, dan Depok. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari penyesuaian anggaran.
“Bukan berarti kita tidak adil. Kita ada tiga festival. Ini kita bagi. dan sesuaikan dengan potensi kemampuan Kapanewon itu. Kapanewon yang kita libatkan ini sudah punya track record unggul dalam bidang Langen Carita,” ucapnya menjelaskan.
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026 bertempat di Gedung Serbaguna Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Dekhi menilai, didalam festival tersebut mengandung nilai-nilai budaya yang dapat membentuk karakter generasi muda.
“Ini cocok sekali untuk membentuk karakter generasi muda dan anak-anak kita. Karena di dalam Langen Carita itu ada norma-norma budaya, nilai-nilai budaya yang positif yang harus kita lestarikan. Jadi, tujuannya ya pertama adalah untuk melestarikan seni,” ucap Dekhi.
Selain sebagai upaya pelestarian, festival ini juga menjadi sarana pembinaan bagi sanggar-sanggar seni yang tersebar di Kabupaten Sleman. Melalui kegiatan ini, para pelaku seni didorong untuk terus mengembangkan potensi di bidang seni tari, musik, dan sastra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....