Peringati Hari Lingkungan Hidup, DLH Sleman Gelar Aksi Bersih dan Edukasi Biopori

  • 06 Jun 2026 23:28 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman menggelar aksi bersih lingkungan dan edukasi pembuatan biopori di Lingkungan Pasar Prambanan dan Taman Perdamaian Prambanan.

Kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, meninggkatkan resapan air melalui pembuatan biopori serta menciptakan kawasan yang lebih hijau, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup DLH Sleman, Sri Restuti Nur Hidayah menyampaikan kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan yang dilanjutkan praktik pembuatan biopori.

“Sampah yang terkumpul akan dipilah-pilah. Untuk yang organik langsung dimasukkan ke biopori. Itu semuanya dalam rangka edukasi. Nanti sekitar dua bulan, hasilnya bisa menjadi pupuk untuk tanaman yang ada di Taman Perdamaian Prambanan dan sekitarnya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Kamis 4 Juni 2026

Ia menjelaskan dipilihnya lokasi tersebut karena dinilai menghasilkan cukup banyak sampah. Kondisi tersebut dinilai tepat untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik.

Selain itu, DLH Sleman juga telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sejak April 2026. Di antaranya uji emisi kendaraan dinas, sosialisasi pengelolaan sampah di 17 kapanewon, aksi bersih sungai, serta evaluasi Program Kampung Iklim (Proklim) di tujuh padukuhan.

Kegiatan uji emisi telah dilaksanakan pada 28-29 April 2026 sebagai bagian dari upaya pengendalian pencemaran udara. Hasil uji emisi tersebut akan diumumkan pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

Sementara itu, aksi bersih sungai dilakukan bersama Forum Komunitas Sungai Sleman (FKSS) dan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai.

“Pengelolaan lingkungan dan kebersihan itu tidak hanya menjadi kewajiban dari pemerintah tapi masyarakat semuanya itu juga ikut andil untuk melakukan kebersihan lingkungan gitu.,” ujarnya.

Sri Restuti menegaskan seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan DLH Sleman bertujuan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim melalui berbagai langkah antisipasi, adaptasi, dan mitigasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....