Pemkot Yogyakarta Siapkan Wamira untuk Perkuat Perekonomian Rakyat
- 21 Feb 2026 10:37 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta tengah merancang pendirian Warung Milik Rakyat (Wamira) sebagai upaya memperkuat perekonomian rakyat menengah ke bawah. Program ini merupakan pengembangan dari Warung Segoro Amarto yang sebelumnya terbatas hanya di pasar tradisional.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo mengungkap Wamira bukan sekadar pendirian warung biasa, melainkan strategi membangun jejaring usaha rakyat agar mampu bersaing dengan toko-toko waralaba nasional. Ia menilai, selama ini kelompok menengah ke atas memiliki jejaring usaha yang kuat, sementara pelaku usaha kecil belum memiliki sistem yang terintegrasi.
“Orang menengah ke atas punya toko jejaring, yang di bawah juga harus punya toko-toko jejaring yang sama kuatnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Hasto mengungkap, salah satu tujuan utama Wamira adalah menjaga agar perputaran uang masyarakat tetap berada di lingkungannya sendiri, atau ia menyebut dengan close loop. Dengan konsep ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat agar belanja kebutuhan pokok di Wamira sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar.
“Sekarang ini uang putarannya di menengah ke atas yang banyak, yang ke bawah sedikit. Makanya Wamira ini menggeser supaya putaran uang itu tidak di atas terus. Ya kalau bisa di bawah, sehingga warung itu milik rakyat banyak. Tidak kalah dengan jejaring waralaba yang milik orang atas, yang pengusaha sukses itu,” kata Hasto.
Lebih lanjut, Hasto mengatakan, Wamira ditargetkan akan di-launching pada April-Mei 2026. Rencananya, Wamira akan tersebar di 14 kemantren dan 45 kelurahan pada tahun ini.
Saat ini, Pemkot masih mematangkan konsep dan berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....